HOME  ⁄  Ekonomi

PalmCo Salurkan 11,2 Juta Liter Air Bersih dan Satu Juta Masker untuk Warga Terdampak Karhutla

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PalmCo Salurkan 11,2 Juta Liter Air Bersih dan Satu Juta Masker untuk Warga Terdampak Karhutla
Foto: (Sumber :PTPN IV PalmCo menyalurkan 11,2 juta liter air bersih dan satu juta masker untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan. ANTARA/HO-PTPN IV PalmCo.)

Pantau - PTPN IV PalmCo menyalurkan 11,2 juta liter air bersih dan satu juta masker untuk membantu masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus dukungan terhadap pemerintah dalam menangani dampak karhutla.

"Keterlibatan kami dalam penyaluran bantuan ini bukan hanya sebatas pemenuhan tanggung jawab sosial, tetapi merupakan bentuk dukungan konkret terhadap langkah pemerintah dalam penanganan dampak karhutla di Kalimantan," kata Jatmiko di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

"Harapan kami, apa yang disalurkan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat," ujar Jatmiko.

Jutaan Liter Air Bersih Disalurkan

Karhutla yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan dalam beberapa bulan terakhir menyebabkan masyarakat menghadapi kabut asap dan kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau panjang.

Karyawan PTPN IV PalmCo telah merealisasikan penyaluran empat juta liter air bersih untuk masyarakat di Kalimantan Barat dan 7,2 juta liter untuk Kalimantan Tengah.

Selain air bersih, sebanyak satu juta masker telah didistribusikan dengan penyaluran antara lain menyasar sekolah-sekolah di Kalimantan Tengah untuk melindungi pelajar dari risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Lurah Sungai Bangkong, Kalimantan Barat, Tri Marianingsih mengatakan bantuan tersebut membantu warga yang mengalami kendala pasokan air selama puncak musim kemarau dan karhutla.

"Kami mengapresiasi inisiatif karyawan perusahaan yang telah merespons kebutuhan dasar masyarakat di lapangan secara cepat dan tepat sasaran," ujar Tri.

Warga Kelurahan Sungai Bangkong, Kota Pontianak, Bima Teja mengatakan air bersih dan masker menjadi kebutuhan penting masyarakat di tengah kondisi tersebut.

"Sudah beberapa waktu terakhir kami kesulitan mendapatkan air bersih, ditambah lagi asap yang tebal cukup mengganggu anak-anak saat harus beraktivitas. Bantuan air dan masker ini datang di saat yang tepat dan amat membantu keluarga kami," kata Bima.

Karyawan Galang Bantuan, PalmCo Siagakan Peralatan Karhutla

Kepala Divisi Sekretariat Perusahaan PTPN IV PalmCo Rizalmi Fitrah Z A mengatakan penggalangan bantuan dilakukan secara spontan oleh karyawan sebagai respons terhadap situasi darurat di Kalimantan.

Aksi tersebut melibatkan karyawan tingkat regional, kantor pusat atau head office, Forum Silaturahmi Muslim PalmCo (FOSIMP), serta Persatuan Karyawan Kristiani PalmCo (PKKP).

"Dana yang terkumpul merupakan hasil swadaya murni dari rekan-rekan karyawan, di mana sebagian proses pengumpulannya juga kami lakukan melalui kolaborasi dengan lembaga crowdfunding," ujar Rizalmi.

Karyawan PalmCo berencana kembali menyalurkan bantuan serupa maupun bantuan dalam bentuk lain secara bertahap.

PTPN IV PalmCo juga memperkuat pencegahan dan mitigasi karhutla di wilayah operasional dengan menyiagakan personel serta peralatan penanggulangan kebakaran.

"Kami menyadari bahwa upaya penanggulangan harus berjalan beriringan dengan pencegahan di lapangan," kata Region Head PTPN IV Regional V Sudarma Bhakti Lessan.

Perusahaan menyiagakan 594 unit kelengkapan individu, 48 unit kelengkapan regu, 155 unit peralatan tangan, 80 unit pompa air beserta kelengkapannya, serta 80 unit sarana komunikasi dan transportasi untuk kesiapsiagaan karhutla, khususnya di Riau dan Kalimantan.

PalmCo turut menyiapkan 41 unit prasarana deteksi dini cuaca untuk memantau pergerakan titik panas atau hotspot secara real-time sebagai bagian dari mitigasi potensi meluasnya kebakaran.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026