HOME  ⁄  Ekonomi

Pemkab Lombok Tengah Batasi Harga Makanan UMKM Maksimal Rp30 Ribu di MotoGP Indonesia 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkab Lombok Tengah Batasi Harga Makanan UMKM Maksimal Rp30 Ribu di MotoGP Indonesia 2026
Foto: (Sumber :Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Baiq Yuliana Sapriani di Lombok Tengah, Rabu (7/10/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menetapkan harga makanan yang dijual pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) penerima fasilitas pemerintah maksimal Rp30 ribu selama ajang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Kebijakan tersebut diterapkan setelah pemerintah mengevaluasi keluhan penonton mengenai harga makanan di dalam kawasan sirkuit pada penyelenggaraan MotoGP sebelumnya.

"Para UMKM Lombok Tengah telah sepakat menjual makanan dengan harga yang lebih terjangkau pada ajang MotoGP Indonesia 2026 ini," kata Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lombok Tengah Baiq Yuliana Sapriani di Lombok Tengah, Rabu (7/10/2026).

Menurut Baiq, kesepakatan harga diharapkan membuat penonton dapat menikmati kuliner lokal dengan harga wajar sekaligus menjaga keuntungan bagi pelaku UMKM.

"Harga makanan di UMKM tidak seperti harga di ajang MotoGP sebelumnya yang dinilai terlalu mahal bagi penonton," katanya.

Harga Makanan UMKM Maksimal Rp30 Ribu

Pemkab Lombok Tengah menerapkan aturan harga lebih ketat untuk mencegah kembali munculnya keluhan mengenai mahalnya makanan yang sempat viral di media sosial pada penyelenggaraan sebelumnya.

"Kami telah melakukan evaluasi dari segi harga yang dinilai terlalu tinggi dan para UMKM diharapkan menjual makanan maksimal Rp30 ribu," ujarnya.

Baiq menjelaskan ketentuan tersebut juga ditujukan untuk mencegah perbedaan harga pada jenis makanan yang sama.

Aturan harga maksimal tersebut khusus berlaku bagi UMKM yang mendapatkan fasilitas dari pemerintah dan tidak diterapkan kepada pelaku usaha mandiri yang menyewa stan.

"Ada aturan yang telah ditetapkan, karena di media sosial masih ada keluhan penonton luar harga makanan terlalu tinggi di dalam sirkuit," katanya.

"Kalau harga di UMKM yang mandiri tentu harga makanan telah diperhitungkan sesuai dengan biaya operasional, karena mereka menyewa," katanya.

Sebanyak 60 UMKM Ramaikan MotoGP Mandalika 2026

Sebanyak 60 pelaku UMKM asal Lombok Tengah lolos kurasi dan dilibatkan dalam penyelenggaraan MotoGP Indonesia 2026 yang berlangsung pada 9-11 Oktober 2026.

Kurasi dilakukan bersama organisasi perangkat daerah terkait, termasuk Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan, dan pihak penyelenggara MotoGP.

"Kami menyiapkan 30 stan, masing-masing stan diisi 2 UMKM, jadi total 60 UMKM yang dilibatkan," ujarnya.

Dari 30 stan tersebut, sekitar empat stan diperuntukkan bagi produk kerajinan, termasuk kain songket dan berbagai produk khas Lombok yang akan diperkenalkan kepada wisatawan mancanegara.

"Sisa stan itu untuk UMKM kuliner," katanya.

Pemkab Lombok Tengah menempatkan stan UMKM di sekitar Grandstand B yang dinilai strategis dan menjadi salah satu titik keramaian penonton.

"Para UMKM akan ditempatkan di area sekitar Grandstand B yang menjadi salah satu titik keramaian penonton," katanya.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026