
Pantau - Ajang Pertamina SMEXPO Yogyakarta mencatatkan nilai gabungan transaksi, potensi bisnis, dan kesepakatan usaha sekitar Rp3,8 miliar, sekaligus membuka peluang perluasan pasar dan kemitraan strategis bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Capaian tersebut berasal dari potensi dan kesepakatan bisnis antarpelaku usaha atau business-to-business (B2B) senilai Rp3.548.833.310, transaksi penjualan ritel sebesar Rp129.335.400, serta transaksi layanan Bengkel Enduro senilai Rp5.290.000.
Nilai tersebut merupakan gabungan antara transaksi yang telah tercatat dengan potensi dan kesepakatan bisnis selama kegiatan berlangsung, sehingga tidak seluruhnya merupakan penjualan yang sudah terealisasi.
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, mengatakan hasil penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Yogyakarta memperlihatkan besarnya peluang pengembangan UMKM apabila didukung akses pasar dan jaringan kemitraan yang tepat.
"Capaian SMEXPO Yogyakarta sebesar Rp3,8 miliar menunjukkan bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk terus berkembang ketika mendapatkan akses pasar dan peluang kemitraan yang tepat," jelas Agus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Potensi Bisnis B2B Pertamina SMEXPO Tembus Rp3,5 Miliar
Dari keseluruhan capaian Pertamina SMEXPO Yogyakarta, potensi dan kesepakatan bisnis B2B menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp3,55 miliar.
Besarnya nilai tersebut memperlihatkan peluang kerja sama yang terbentuk melalui pertemuan langsung antara pelaku UMKM, calon pembeli, dan mitra bisnis selama pameran berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Pertamina Foundation menyediakan ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
Selain transaksi penjualan langsung, Pertamina SMEXPO juga menjadi sarana mempertemukan UMKM dengan calon mitra usaha yang berpotensi menjalin hubungan bisnis jangka panjang.
Agus menjelaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan pameran tidak hanya diukur berdasarkan nilai transaksi, tetapi juga dari peluang kemitraan dan akses pasar yang berhasil dibuka.
Pertamina Foundation berharap berbagai peluang kerja sama yang terbentuk selama kegiatan dapat ditindaklanjuti menjadi kesepakatan komersial yang memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan.
"Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong UMKM untuk terus berinovasi, meningkatkan daya saing, dan menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk pasar internasional," sebut Agus.
Dua UMKM Berpotensi Ekspor Ikut Ramaikan Pertamina SMEXPO Yogyakarta
Selain memperluas pasar domestik, Pertamina SMEXPO Yogyakarta turut membuka peluang bagi produk-produk UMKM Indonesia untuk menjangkau pasar internasional.
Peluang tersebut terlihat dari keikutsertaan dua UMKM yang dinilai memiliki potensi ekspor melalui produk unggulan masing-masing.
Kedua pelaku usaha tersebut adalah PT Kritebar Hage Makmur yang memperkenalkan produk Kripik HG serta PT Allisha yang menghadirkan produk Allisha Sate Ambal.
Keikutsertaan kedua perusahaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan produk makanan lokal Indonesia kepada jaringan pasar yang lebih luas.
Melalui Pertamina SMEXPO, pelaku UMKM berkesempatan membangun komunikasi dengan calon pembeli dan mitra usaha yang dapat mendukung pengembangan pemasaran produk.
Pertamina Foundation berharap peluang tersebut dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, memperkuat kapasitas usaha, serta mempersiapkan diri menghadapi persaingan di pasar internasional.
Produk Ramah Lingkungan dan UMKM Inklusif Turut Diperkenalkan
Pertamina SMEXPO Yogyakarta juga menghadirkan berbagai inovasi produk UMKM yang mengedepankan prinsip keberlanjutan lingkungan.
Sejumlah produk ramah lingkungan yang diperkenalkan dalam kegiatan tersebut antara lain Agromina Fiber, Djati Ecocraft, Sambeliler Bag, dan Valmai Mie Organik.
Kehadiran produk-produk tersebut menjadi bagian dari pengembangan usaha yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek lingkungan.
Selain inovasi ramah lingkungan, Pertamina SMEXPO Yogyakarta turut memberikan ruang bagi pelaku usaha dari kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan akses ekonomi.
Dalam penyelenggaraan tersebut, terdapat satu UMKM yang dimiliki oleh penyandang disabilitas dan/atau menjalankan kegiatan usaha dengan memberdayakan penyandang disabilitas.
Keterlibatan pelaku usaha tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Foundation dalam mendorong terciptanya ekosistem bisnis yang lebih inklusif.
Melalui pendekatan tersebut, pengembangan UMKM diharapkan dapat memberikan kesempatan berusaha yang lebih luas bagi berbagai kelompok masyarakat.
Pertamina Foundation Dorong Kemitraan Bisnis Berkelanjutan
Agus menilai penguatan UMKM membutuhkan dukungan ekosistem usaha yang lebih luas dan tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan promosi maupun pameran produk.
Menurutnya, pelaku UMKM juga memerlukan akses langsung kepada konsumen, kesempatan bertemu calon mitra bisnis, dukungan inovasi, serta peluang memasuki pasar yang lebih besar.
Berbagai dukungan tersebut diperlukan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kapasitas bisnis dan memperkuat daya saing secara berkelanjutan.
Pertamina Foundation melalui Pertamina SMEXPO terus berupaya membangun ekosistem pengembangan UMKM yang menghubungkan pelaku usaha dengan peluang pasar dan jaringan kemitraan strategis.
Penyelenggaraan Pertamina SMEXPO Yogyakarta juga menunjukkan pentingnya tindak lanjut terhadap potensi kerja sama yang terbentuk setelah kegiatan pameran berakhir.
Langkah tersebut diperlukan agar peluang bisnis yang telah dijajaki dapat berkembang menjadi transaksi nyata dan memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha.
"Ke depan, tindak lanjut terhadap peluang bisnis yang terbentuk diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan memperluas kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional," ujar Agus.
Melalui penguatan akses pasar, pembentukan kemitraan bisnis, inovasi ramah lingkungan, pemberdayaan kelompok inklusif, dan pembukaan peluang ekspor, Pertamina Foundation berharap UMKM Indonesia semakin mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.
Program Pertamina SMEXPO juga diharapkan dapat terus mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan sekaligus memperbesar kontribusi UMKM terhadap perekonomian nasional.
- Penulis :
- Leon Weldrick




