
Pantau - Presiden Prabowo Subianto memanggil CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani dan Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia ke Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, untuk membahas sejumlah persoalan yang belum diungkapkan secara terperinci kepada publik.
Kehadiran kedua pejabat tersebut menarik perhatian awak media, terutama di tengah munculnya persoalan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Bali.
Meski demikian, belum ada kepastian apakah pertemuan bersama Presiden Prabowo tersebut turut membahas permasalahan ketersediaan BBM di wilayah tersebut.
Rosan maupun Bahlil belum memberikan penjelasan secara terperinci mengenai agenda pertemuan yang akan berlangsung bersama Presiden Prabowo.
Rosan Roeslani Belum Ungkap Agenda Pertemuan dengan Prabowo
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani memilih tidak memberikan keterangan lebih lanjut ketika tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Saat dimintai penjelasan oleh awak media mengenai materi pembahasan bersama Presiden Prabowo, Rosan hanya memberikan jawaban singkat.
"Nanti, nanti," ujar Rosan.
Rosan belum mengungkapkan apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan agenda investasi, hilirisasi, maupun persoalan lain yang menjadi perhatian pemerintah.
Hingga kedatangannya di Istana Kepresidenan, belum terdapat informasi resmi mengenai sejumlah isu yang akan dibicarakan dalam pertemuan tersebut.
Bahlil Belum Pastikan Kelangkaan BBM di Bali Dibahas
Sementara itu, Bahlil Lahadalia juga belum memberikan kepastian mengenai agenda pembahasan dalam pertemuannya bersama Presiden Prabowo.
Bahlil menyebut pertemuan tersebut belum tentu membahas persoalan kelangkaan BBM yang terjadi di Bali.
Ketika dimintai keterangan oleh wartawan, Bahlil mengatakan dirinya akan terlebih dahulu mengikuti rapat sebelum menyampaikan informasi mengenai hasil pembahasan.
"Aku rapat dulu. Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media," katanya.
Bahlil belum menjelaskan secara khusus apakah persoalan distribusi dan ketersediaan BBM di Bali menjadi salah satu agenda yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo.
Ia memilih menunggu hingga pertemuan selesai sebelum memberikan keterangan lebih lanjut kepada awak media.
Bahlil Tunggu Laporan Dirut Pertamina soal Kelangkaan BBM
Terkait persoalan kelangkaan BBM di Bali, Bahlil mengungkapkan bahwa dirinya masih menunggu laporan dari Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri.
Laporan tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan persoalan ketersediaan BBM yang terjadi di wilayah Bali.
Menurut Bahlil, Direktur Utama Pertamina sedang berada di lokasi terkait permasalahan tersebut dan akan menyampaikan laporan setelahnya.
"Saya rapat dulu ya. Pak Dirut Pertamina dari sana, nanti setelah itu saya akan mendapat laporan Pak Dirut Pertamina. Setelah itu saya sampaikan kepada teman-teman," ujar Bahlil.
Bahlil memastikan akan memberikan penjelasan kepada awak media setelah menerima informasi dari pimpinan Pertamina mengenai kondisi pasokan BBM di Bali.
Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Bahlil mengenai penyebab maupun perkembangan penanganan kelangkaan BBM di wilayah tersebut.
Sementara itu, agenda pertemuan Presiden Prabowo bersama Rosan Roeslani dan Bahlil Lahadalia masih belum diumumkan secara resmi kepada publik.
- Penulis :
- Arian Mesa




