HOME  ⁄  Nasional

Menko PMK Sugiono Ungkap 51 Sekolah Unggul Garuda Telah Terwujud, Pemerintah Targetkan 100 Sekolah pada 2029

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Menko PMK Sugiono Ungkap 51 Sekolah Unggul Garuda Telah Terwujud, Pemerintah Targetkan 100 Sekolah pada 2029
Foto: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono memberikan keterangan kepada wartawan usai mengunjungi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta, Rabu 14/10/2026 (sumber: ANTARA/Tri Meilani Ameliya)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengungkapkan jumlah Sekolah Unggul Garuda telah mencapai 51 sekolah dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Sebanyak 51 sekolah tersebut terdiri atas empat SMA Unggul Garuda Baru dan 47 SMA Unggul Garuda Transformasi yang menjadi bagian dari program transformasi pendidikan nasional.

Hal tersebut disampaikan Sugiono saat melakukan kunjungan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Jakarta pada Rabu.

“Empat sudah jadi, 47 yang transformasi, berarti ada 51,” kata Sugiono.

Pemerintah menargetkan jumlah Sekolah Unggul Garuda mencapai 100 sekolah pada 2029 untuk memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

Sekolah Unggul Garuda Disiapkan untuk Mencetak SDM Berkualitas

Sugiono menjelaskan bahwa program Sekolah Unggul Garuda merupakan salah satu langkah pemerintah dalam mempercepat transformasi pendidikan nasional, khususnya untuk mempersiapkan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik unggul.

Program tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa dengan kecerdasan dan potensi akademik tinggi agar memperoleh layanan pendidikan berkualitas.

Menurut Sugiono, salah satu tujuan utama Sekolah Unggul Garuda adalah membuka peluang bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Kesempatan tersebut tidak hanya mencakup perguruan tinggi di Indonesia, tetapi juga berbagai universitas terkemuka di dunia.

Melalui program tersebut, pemerintah berupaya memastikan siswa yang memiliki kemampuan dan potensi besar mendapatkan dukungan pendidikan untuk mengembangkan kompetensi mereka secara optimal.

Sugiono menegaskan bahwa transformasi pendidikan nasional tidak cukup hanya berfokus pada pemerataan akses pendidikan, tetapi juga harus menjamin kualitas layanan pendidikan yang diterima masyarakat.

Dengan pendidikan yang berkualitas, generasi muda Indonesia diharapkan mampu meningkatkan kemampuan akademik dan keterampilan sehingga dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.

Kunjungi MAN 4 Jakarta, Sugiono Apresiasi Prestasi Akademik Siswa

Dalam kunjungannya ke MAN 4 Jakarta, Sugiono memberikan apresiasi terhadap berbagai pencapaian sekolah tersebut, terutama prestasi akademik yang berhasil diraih para siswanya.

Ia juga menyoroti keberhasilan lulusan MAN 4 Jakarta yang telah diterima di sejumlah perguruan tinggi bergengsi, baik di dalam maupun luar negeri.

Selama kunjungan berlangsung, pihak sekolah memaparkan pengembangan kurikulum pendidikan yang diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

Selain menjelaskan pengembangan kurikulum, pihak MAN 4 Jakarta turut menyampaikan berbagai prestasi akademik yang berhasil dicapai para siswa.

Sugiono juga mengungkapkan bahwa sejumlah siswa yang ditemuinya menunjukkan ketertarikan terhadap bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM).

Ketertarikan siswa terhadap bidang tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pendidikan unggulan yang sedang dijalankan pemerintah.

Pemerintah berharap penguatan pendidikan di bidang sains dan teknologi dapat membantu mempersiapkan generasi muda menghadapi kebutuhan pendidikan tinggi dan perkembangan ilmu pengetahuan.

Terapkan Sistem Asrama dan Kurikulum Pra-Universitas

Sekolah Unggul Garuda merupakan program pendidikan setara Sekolah Menengah Atas (SMA) yang menerapkan penguatan kurikulum pra-universitas sebagai salah satu karakteristik utamanya.

Program pendidikan tersebut menggunakan sistem berasrama dengan pendekatan pembelajaran yang mengutamakan penguasaan bidang STEM.

Penguatan kurikulum pra-universitas ditujukan untuk mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan akademik pada jenjang pendidikan tinggi, termasuk ketika melanjutkan studi ke universitas terkemuka di dunia.

Melalui sistem pendidikan tersebut, siswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan akademik secara lebih optimal dengan dukungan lingkungan pembelajaran yang terarah.

Pemerintah juga menempatkan program Sekolah Unggul Garuda sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Dengan 51 sekolah yang telah dibangun maupun masuk dalam program transformasi, pemerintah masih menargetkan penambahan 49 sekolah untuk mencapai sasaran 100 Sekolah Unggul Garuda pada 2029.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas kesempatan memperoleh pendidikan unggulan sekaligus mempersiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap kemajuan bangsa dan negara.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026