HOME  ⁄  Ekonomi

Mendag Budi Santoso Serahkan 50 Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 untuk Dorong Ekspor Nasional

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Mendag Budi Santoso Serahkan 50 Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 untuk Dorong Ekspor Nasional
Foto: Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyerahkan Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 kepada 50 eksportir berprestasi dan mitra dagang Indonesia di luar negeri dalam seremoni pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 dan TEI Night di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu 14/10/2026 (sumber: Kemendag)

Pantau - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyerahkan 50 Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 kepada eksportir berprestasi serta mitra dagang luar negeri sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam meningkatkan kinerja ekspor Indonesia.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung dalam rangkaian pembukaan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 dan TEI Night di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran eksportir nasional dan mitra dagang internasional dalam memperkuat perdagangan Indonesia di pasar global.

Budi Santoso mengatakan keberhasilan Indonesia mencatatkan kinerja ekspor yang baik tidak terlepas dari kontribusi eksportir yang menghasilkan produk berdaya saing serta mitra dagang yang terus mempercayai produk Indonesia.

"Indonesia mencatatkan kinerja ekspor yang baik berkat peran eksportir dan mitra dagang yang bagai dua sisi mata uang. Pertama, eksportir gigih menghadirkan produk berdaya saing; kedua, mitra dagang loyal dan terus percaya pada produk-produk Indonesia," kata Budi Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurut Budi, kemampuan eksportir menghadirkan produk kompetitif menjadi faktor penting dalam mempertahankan posisi produk nasional di pasar internasional.

Sementara itu, loyalitas pembeli luar negeri turut mendukung keberlanjutan permintaan terhadap berbagai komoditas dan produk ekspor Indonesia.

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 3,55 Miliar Dolar AS pada Agustus 2026

Penyerahan penghargaan berlangsung di tengah peningkatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Agustus 2026.

Berdasarkan data perdagangan yang disampaikan, Indonesia mencatatkan surplus neraca perdagangan sebesar 3,55 miliar dolar AS pada Agustus 2026.

Angka tersebut meningkat sebesar 3,43 miliar dolar AS dibandingkan Juli 2026 yang mencatatkan surplus sebesar 0,12 miliar dolar AS.

Peningkatan surplus terutama ditopang oleh sektor nonminyak dan gas bumi (nonmigas) yang mencatatkan surplus sebesar 6,09 miliar dolar AS.

Sementara itu, sektor minyak dan gas bumi (migas) mengalami defisit perdagangan sebesar 2,54 miliar dolar AS pada periode yang sama.

Selisih antara surplus nonmigas dan defisit migas tersebut menghasilkan surplus neraca perdagangan nasional sebesar 3,55 miliar dolar AS.

Secara kumulatif, neraca perdagangan Indonesia sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencatatkan surplus sebesar 7,25 miliar dolar AS.

Surplus tersebut berasal dari sektor nonmigas yang membukukan surplus sebesar 28,54 miliar dolar AS, sementara sektor migas mencatatkan defisit sebesar 21,29 miliar dolar AS.

Kinerja tersebut menunjukkan besarnya kontribusi perdagangan nonmigas dalam menjaga neraca perdagangan Indonesia tetap surplus di tengah defisit sektor migas.

Penghargaan Primaniyarta Diberikan kepada Eksportir dan Kepala Daerah Berprestasi

Penghargaan Primaniyarta merupakan bentuk apresiasi tertinggi Pemerintah Republik Indonesia kepada eksportir yang secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan kinerja ekspor nasional.

Penghargaan ini diberikan kepada pelaku usaha yang mampu mempertahankan kegiatan ekspor sekaligus meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Selain eksportir, penghargaan Primaniyarta juga dapat diberikan kepada kepala daerah yang dinilai aktif mendorong pengembangan potensi ekspor di wilayahnya.

Kontribusi kepala daerah tersebut mencakup penyusunan kebijakan, pelaksanaan program pengembangan ekspor, serta promosi produk unggulan daerah kepada calon pembeli internasional.

Pemerintah juga memberikan perhatian terhadap upaya kepala daerah dalam memperkenalkan merek lokal dan membuka akses pasar baru bagi produk-produk daerah.

Langkah tersebut diharapkan dapat mendorong pelaku usaha meningkatkan kualitas produk serta memperluas jangkauan pemasaran ke luar negeri.

Melalui penghargaan Primaniyarta, pemerintah berupaya mendorong eksportir dan pemerintah daerah untuk terus memperkuat kontribusinya terhadap perdagangan nasional.

Primaduta Apresiasi Loyalitas Pembeli Produk Indonesia di Luar Negeri

Selain Primaniyarta, pemerintah memberikan Penghargaan Primaduta kepada mitra dagang luar negeri yang secara konsisten menjalin hubungan perdagangan dengan eksportir Indonesia.

Penghargaan ini ditujukan kepada pembeli mancanegara atau buyer internasional yang menunjukkan loyalitas dalam melakukan pembelian produk-produk asal Indonesia.

Salah satu aspek penilaian Primaduta adalah keberlanjutan hubungan dagang serta tren peningkatan pembelian produk Indonesia.

Melalui penghargaan tersebut, pemerintah memberikan pengakuan kepada mitra dagang yang membangun kerja sama jangka panjang dengan eksportir nasional.

Primaduta juga dapat diberikan kepada perwakilan Indonesia di luar negeri yang aktif memperluas akses pasar serta mendukung peningkatan ekspor nonmigas.

Peran perwakilan Indonesia dinilai penting dalam mempertemukan pelaku usaha nasional dengan calon pembeli internasional serta memperkuat hubungan perdagangan antarnegara.

Budi Santoso menegaskan bahwa kepercayaan mitra dagang merupakan salah satu modal penting bagi Indonesia untuk mempertahankan dan memperkuat posisinya di pasar global.

"Kepercayaan para mitra dagang merupakan modal penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat posisi di pasar global. Kami mengapresiasi para pembeli mancanegara yang telah menjadikan produk Indonesia sebagai pilihan dan berharap hubungan perdagangan ini dapat terus berkembang serta memberikan manfaat bagi kedua belah pihak," kata Budi Santoso.

Trade Expo Indonesia 2026 Dorong Perluasan Pasar Ekspor

Pemberian Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan Trade Expo Indonesia ke-41 yang mempertemukan pelaku usaha nasional dengan mitra dagang internasional.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana promosi perdagangan untuk memperkenalkan produk Indonesia sekaligus memperkuat hubungan bisnis dengan pembeli luar negeri.

Pemerintah berharap penghargaan kepada eksportir dapat mendorong peningkatan kualitas, daya saing, dan konsistensi produk yang dipasarkan ke berbagai negara.

Sementara itu, penghargaan kepada mitra dagang diharapkan dapat memperkuat loyalitas pembeli internasional dan menjaga keberlanjutan hubungan perdagangan dengan eksportir Indonesia.

Keterlibatan pemerintah daerah dan perwakilan Indonesia di luar negeri juga diharapkan membantu membuka peluang ekspor baru bagi pelaku usaha nasional.

Dengan dukungan eksportir yang kompetitif dan mitra dagang yang loyal, pemerintah berupaya memperluas pasar sekaligus meningkatkan kontribusi perdagangan internasional terhadap perekonomian nasional.

Penyerahan 50 Penghargaan Primaniyarta dan Primaduta 2026 tersebut menjadi bentuk pengakuan pemerintah terhadap kontribusi berbagai pihak dalam memperkuat kinerja ekspor, memperluas jaringan perdagangan, dan menjaga keberlanjutan hubungan bisnis Indonesia di pasar global.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026