HOME  ⁄  Ekonomi

Antrean BBM di Sulawesi Utara Mengular, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 30 Persen dan Buka Terminal 24 Jam

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Antrean BBM di Sulawesi Utara Mengular, Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 30 Persen dan Buka Terminal 24 Jam
Foto: Petugas SPBU PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi membagikan air mineral kepada pelanggan di Sulawesi Utara (sumber: PT Pertamina Patra Niaga)

Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi meningkatkan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite sebesar 30 persen dari rata-rata harian normal untuk mengurai antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Sulawesi Utara.

Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan pasokan BBM, penambahan operator SPBU, pengoperasian Integrated Terminal (IT) Bitung selama 24 jam, serta peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyampaikan bahwa berbagai langkah operasional tersebut dilakukan untuk mempercepat pelayanan dan memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.

"Sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, Pertamina menambah penyaluran Pertalite sebesar 30 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal harian," ujar Lilik dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).

Penambahan pasokan tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan BBM sekaligus mengurangi kepadatan kendaraan yang mengantre untuk melakukan pengisian bahan bakar di sejumlah wilayah Sulawesi Utara.

Pertamina Tambah Pasokan Pertalite 30 Persen dan Operasikan Terminal Bitung 24 Jam

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melakukan sejumlah langkah penanganan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar di tengah meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Salah satu langkah utama adalah meningkatkan volume penyaluran Pertalite hingga 30 persen dibandingkan rata-rata penyaluran normal harian guna memperkuat pasokan bagi masyarakat.

Selain meningkatkan volume distribusi, Pertamina mengoptimalkan operasional Integrated Terminal Bitung dengan menerapkan pelayanan selama 24 jam.

Pengoperasian terminal tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran kegiatan distribusi dan memastikan proses penyaluran BBM dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Dari sisi pelayanan langsung kepada konsumen, Pertamina juga menambah jumlah operator SPBU untuk mempercepat proses pengisian bahan bakar.

Penambahan tenaga operator diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pelayanan SPBU sehingga waktu tunggu kendaraan dapat dikurangi.

"Kami melakukan penambahan penyaluran Pertalite sebesar 30 persen dari rata-rata harian normal, disertai penguatan operasional di SPBU dan Integrated Terminal Bitung yang beroperasi selama 24 jam," ujar Lilik.

Penguatan operasional tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Petugas Pengatur Antrean Dikerahkan, Pertamina Gandeng Aparat Keamanan

Selain memperkuat distribusi BBM, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengerahkan petugas marshall untuk membantu mengatur antrean kendaraan di sejumlah SPBU.

Petugas tersebut bertugas mengarahkan kendaraan agar proses pengisian bahan bakar berlangsung lebih tertib dan teratur.

Pengaturan antrean juga dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan di sekitar SPBU sehingga kepadatan tidak semakin mengganggu aktivitas lalu lintas.

Dalam pelaksanaannya, Pertamina menjalin koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta aparat penegak hukum (APH).

Kerja sama tersebut mencakup pengaturan lalu lintas di sekitar SPBU yang mengalami peningkatan antrean kendaraan serta pengawasan proses pengisian BBM.

Koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat keamanan diharapkan dapat membantu menjaga ketertiban sekaligus mempercepat pelayanan kepada konsumen.

"Seluruh upaya ini kami lakukan agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik," katanya.

Pertamina juga terus memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan distribusi energi di wilayah Sulawesi Utara tetap berjalan lancar.

Pertamina Bagikan Air Mineral kepada Konsumen yang Mengantre BBM

Di tengah upaya mengurai antrean kendaraan, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi turut membagikan air mineral kepada masyarakat yang sedang menunggu giliran pengisian BBM.

Pembagian air mineral tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap konsumen yang harus menunggu pelayanan di SPBU.

Pertamina mengakui bahwa kondisi antrean kendaraan di sejumlah SPBU Sulawesi Utara telah menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat.

"Pertamina memahami bahwa kondisi yang terjadi saat ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat," tambah Lilik.

Menanggapi kondisi tersebut, perusahaan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan mengoptimalkan seluruh jalur penyaluran BBM agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Penguatan operasional di lapangan juga dilakukan melalui penambahan petugas pelayanan dan pengaturan kendaraan untuk membantu mengurangi kepadatan antrean.

Masyarakat Diimbau Tertib dan Membeli BBM Sesuai Kebutuhan

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengimbau masyarakat agar tetap tertib ketika mengantre di SPBU dan mengikuti arahan petugas yang berada di lapangan.

Masyarakat juga diminta melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan masing-masing untuk mendukung kelancaran proses pelayanan dan distribusi bahan bakar.

Perusahaan menegaskan bahwa koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan berbagai pihak terkait terus diperkuat untuk menjaga ketertiban penyaluran BBM.

Melalui peningkatan pasokan Pertalite sebesar 30 persen, pengoperasian Integrated Terminal Bitung selama 24 jam, serta penambahan operator SPBU, Pertamina berupaya mempercepat penanganan antrean kendaraan di Sulawesi Utara.

Pengerahan petugas pengatur antrean dan dukungan aparat keamanan juga diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas serta meningkatkan kenyamanan masyarakat saat melakukan pengisian bahan bakar.

Seluruh langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam menjaga kelancaran distribusi energi dan memastikan kebutuhan BBM masyarakat dapat terlayani secara optimal.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026