
Pantau - Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) memprioritaskan pengembangan program ekonomi yang dapat segera dilaksanakan dengan biaya relatif terjangkau guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan dan daerah terpencil Indonesia.
Kepala BNPPDT, Maruli Simanjuntak, meminta seluruh jajarannya mengutamakan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah.
Arahan tersebut disampaikan Maruli dalam forum koordinasi internal perdana bersama Sekretaris, para Deputi, dan Asisten Deputi BNPPDT di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Maruli Simanjuntak Minta Program Ekonomi Segera Direalisasikan
Maruli menegaskan bahwa program pengembangan ekonomi masyarakat tidak harus selalu dimulai melalui kegiatan berskala besar dengan kebutuhan anggaran tinggi.
Menurutnya, inisiatif yang dapat dilaksanakan dengan cepat dan membutuhkan biaya relatif terjangkau perlu diprioritaskan untuk diuji penerapannya di lapangan.
“Kalau misalnya ada satu konsep untuk meningkatkan perekonomian masyarakat yang kelihatannya tidak terlalu mahal atau mudah mengeksekusinya, kita cobakan, kita selesaikan,” katanya.
Maruli menginginkan agar setiap program yang dirancang dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kegiatan ekonomi di wilayah perbatasan.
Pendekatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah agar program yang dijalankan tepat sasaran.
BNPPDT Bentuk Tim Ahli untuk Petakan Potensi Wilayah Perbatasan
Untuk mendukung pelaksanaan program ekonomi, Maruli meminta Kelompok Ahli BNPPDT membentuk tim khusus yang bertugas mengidentifikasi serta mengkaji potensi setiap wilayah.
Tim tersebut diharapkan memiliki koordinator yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kajian dan penyusunan rekomendasi pengembangan daerah.
Maruli juga mendorong keterlibatan akademisi, mahasiswa, serta tenaga ahli dari berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan wilayah yang akan dikembangkan.
Hasil kajian nantinya digunakan sebagai dasar penyusunan rencana pengembangan wilayah secara lebih terperinci.
Perencanaan tersebut mencakup pemetaan potensi ekonomi, kebutuhan infrastruktur, serta berbagai sarana pendukung yang diperlukan masyarakat.
Dengan pemetaan yang terarah, BNPPDT diharapkan dapat menentukan program prioritas berdasarkan kondisi nyata di masing-masing wilayah perbatasan dan daerah terpencil.
Infrastruktur dan Transportasi Air Jadi Bagian dari Kajian Pengembangan
Selain pengembangan kegiatan ekonomi, BNPPDT juga memberikan perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur yang dapat mendukung aktivitas masyarakat.
Maruli menilai keterlibatan tenaga ahli dengan kompetensi teknis diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik di setiap wilayah.
Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah sarana transportasi air bagi daerah yang memerlukan akses melalui jalur perairan.
Kajian teknis tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai jenis infrastruktur dan fasilitas yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan masyarakat.
Dengan demikian, penyusunan program pembangunan dapat disesuaikan dengan karakteristik geografis serta kondisi sosial ekonomi masing-masing daerah.
Maruli Pastikan Program BNPPDT yang Berjalan Tetap Dilanjutkan
Di tengah penyusunan program prioritas baru, Maruli menegaskan bahwa seluruh kegiatan dan pekerjaan BNPPDT yang sedang berlangsung harus tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya.
Ia meminta jajarannya menjaga kesinambungan pelaksanaan program sekaligus meningkatkan koordinasi dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan.
Maruli juga membuka ruang komunikasi bagi pejabat dan jajaran BNPPDT yang menemukan kendala serta membutuhkan keputusan atau penanganan cepat.
“Semua pekerjaan tetap berjalan seperti biasanya. Ada hal-hal yang kira-kira perlu solusi cepat, silakan berkomunikasi dengan saya,” tegasnya.
Melalui penguatan koordinasi internal, pemetaan potensi wilayah, dan penentuan program berdasarkan kebutuhan masyarakat, BNPPDT berupaya mempercepat pengembangan ekonomi di kawasan perbatasan dan daerah terpencil.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat memastikan setiap program yang dijalankan memiliki sasaran yang jelas, dapat direalisasikan secara terukur, serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
- Penulis :
- Aditya Yohan




