HOME  ⁄  Ekonomi

PT PAL Perbaiki Dua Kapal Perang TNI AL di Surabaya, Perkuat Kesiapan KRI Oswald Siahaan dan Fatahillah

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

PT PAL Perbaiki Dua Kapal Perang TNI AL di Surabaya, Perkuat Kesiapan KRI Oswald Siahaan dan Fatahillah
Foto: (Sumber :Kapal perang Republik Indonesia (KRI) TNI Angkatan Laut (TNI AL) sedang melalui proses pemeliharaan oleh PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur. ANTARA/HO-PT PAL/aa..)

Pantau - PT PAL Indonesia (Persero) melakukan pemeliharaan dan perbaikan dua kapal perang Republik Indonesia (KRI), yakni KRI Oswald Siahaan-354 dan KRI Fatahillah-361, untuk menjaga kesiapan operasional armada TNI Angkatan Laut (TNI AL) sekaligus memperkuat industri pertahanan maritim nasional.

Pekerjaan yang dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur, tersebut mencakup pemeriksaan kondisi kapal, perbaikan badan kapal, serta pemeliharaan sejumlah sistem pendukung sesuai kebutuhan teknis masing-masing armada.

Direktur Produksi PT PAL Indonesia Diana Rosa mengatakan pemeliharaan terencana diperlukan agar kapal perang tetap memiliki tingkat keandalan yang sesuai dengan standar operasional.

“Pemeliharaan kapal harus memastikan kondisi fisik, mesin, dan sistem pendukung tetap berfungsi sesuai standar teknis. Melalui pemeriksaan menyeluruh dan penanganan yang tepat, keandalan kapal dapat dipertahankan untuk mendukung kebutuhan operasional,” katanya di Surabaya, Jumat (23/10/2026).

PT PAL Tangani Perawatan KRI Oswald Siahaan dan KRI Fatahillah

Dua kapal perang yang menjalani pemeliharaan tersebut mendapatkan penanganan melalui program pemeliharaan, perbaikan, dan pemeriksaan menyeluruh atau maintenance, repair, and overhaul (MRO).

PT PAL menyesuaikan lingkup pekerjaan berdasarkan hasil pemeriksaan kondisi teknis setiap kapal.

Pada KRI Oswald Siahaan-354, pekerjaan difokuskan pada pemeliharaan dan perbaikan badan kapal.

Perhatian khusus diberikan pada bagian badan kapal yang berada di bawah garis air.

Sementara itu, KRI Fatahillah-361 menjalani proses pengedokan atau docking rutin.

Pekerjaan pada KRI Fatahillah-361 juga mencakup perawatan bagian bawah garis air serta perbaikan sistem bantu kapal.

Perbedaan lingkup pekerjaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan pemeliharaan dan kondisi aktual masing-masing armada.

Pemeriksaan Menyeluruh Dilakukan untuk Menjaga Keandalan Kapal

Diana Rosa menjelaskan bahwa pelaksanaan MRO membutuhkan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi aktual kapal.

Pemeriksaan tersebut menjadi dasar untuk menentukan jenis tindakan pemeliharaan dan perbaikan yang diperlukan.

Menurutnya, setiap komponen dan sistem pendukung harus dipastikan berfungsi sesuai persyaratan teknis.

Pemeliharaan tidak hanya dilakukan pada bagian fisik kapal, tetapi juga mencakup mesin dan perangkat pendukung operasional.

Melalui pemeriksaan tersebut, PT PAL berupaya memastikan kapal dapat digunakan sesuai kebutuhan penugasan TNI AL.

Perawatan terencana juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan keandalan aset pertahanan yang telah digunakan dalam berbagai operasi.

Industri Dalam Negeri Didorong Perkuat Pemeliharaan Kapal Perang

Rosa menilai kemampuan pemeliharaan dan perbaikan kapal di dalam negeri memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan penggunaan aset pertahanan.

Menurutnya, penguatan kapasitas industri nasional memungkinkan kebutuhan perawatan kapal perang ditangani melalui fasilitas dan tenaga kerja dalam negeri.

Selain mendukung kesiapan armada, kegiatan MRO juga menjadi sarana pengembangan kompetensi sumber daya manusia di sektor maritim.

PT PAL terus meningkatkan kemampuan teknis untuk menangani kebutuhan perbaikan kapal perang maupun kapal komersial.

Perusahaan tersebut memiliki pengalaman lebih dari empat dekade dalam industri perkapalan nasional.

Pengalaman itu menjadi dasar bagi PT PAL untuk mengembangkan layanan pemeliharaan sesuai kebutuhan operasional pengguna kapal.

PT PAL Kembangkan Kapasitas MRO untuk Kapal Militer dan Komersial

PT PAL tidak hanya menangani kebutuhan pemeliharaan kapal militer, tetapi juga mengembangkan kemampuan perbaikan kapal komersial.

Pengembangan tersebut dilakukan untuk memperkuat dukungan teknis terhadap berbagai jenis armada.

Menurut Rosa, keberadaan fasilitas pemeliharaan dalam negeri merupakan bagian dari penguatan industri maritim nasional.

Kemampuan MRO yang terus dikembangkan diharapkan dapat membantu menjaga kondisi kapal selama masa penggunaannya.

Selain itu, kegiatan perawatan dan perbaikan menjadi bagian dari pengembangan keahlian teknis tenaga kerja industri perkapalan Indonesia.

Kesiapan Armada Penting untuk Mendukung Pelayaran Lintas Kawasan

Pentingnya keandalan kapal perang juga terlihat dari penugasan KRI dr Radjiman Wedyodiningrat-992 di kawasan Pasifik.

Kapal tersebut menjalankan rangkaian kunjungan pelabuhan yang berlangsung pada 14 September hingga 12 November 2026.

Penugasan lintas kawasan membutuhkan kesiapan badan kapal, mesin, serta sistem pendukung selama pelayaran.

Kondisi teknis armada menjadi salah satu faktor penting agar perjalanan dan kegiatan operasional dapat berlangsung sesuai rencana.

Melalui pemeliharaan KRI Oswald Siahaan-354 dan KRI Fatahillah-361, PT PAL berupaya mendukung kesiapan armada TNI AL sekaligus memperkuat kemampuan industri pertahanan maritim Indonesia.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026