
Pantau - PT Timah (Persero) Tbk (TINS) tengah mempertimbangkan opsi pembelian kembali saham atau share buyback sebagai bagian dari alternatif strategi korporasi dengan memperhatikan kondisi keuangan perusahaan, perkembangan industri pertambangan timah, dan dinamika pasar modal.
Sekretaris Perusahaan PT Timah, Ruddy Nursalam, menyatakan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap pertimbangan awal dan belum menjadi keputusan final manajemen.
Perseroan juga belum menetapkan besaran dana, target harga pembelian saham, maupun jadwal pelaksanaan aksi korporasi tersebut.
PT Timah Kaji Opsi Pembelian Kembali Saham
Ruddy Nursalam mengatakan PT Timah senantiasa memantau perkembangan industri pertambangan dan pasar modal dalam menentukan langkah strategis perusahaan.
Menurutnya, setiap keputusan korporasi harus mempertimbangkan berbagai faktor yang dapat memengaruhi keberlanjutan operasional dan pengembangan usaha.
"Setiap opsi strategis perlu mempertimbangkan kebutuhan operasional, rencana pengembangan usaha, kondisi keuangan perseroan secara menyeluruh, serta ketentuan perundang-undangan yang berlaku," ujar dia dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/10/2026).
Ruddy menegaskan bahwa keputusan perusahaan akan tetap mengutamakan prioritas bisnis, kepentingan nasional, dan prinsip kehati-hatian.
Sebagai perusahaan yang mengelola komoditas strategis negara, PT Timah juga memperhitungkan pengaruh harga timah dunia serta kondisi pasokan dan permintaan global.
Alokasi Dana dan Jadwal Pembelian Saham Belum Diputuskan
Manajemen PT Timah memastikan rencana pembelian kembali saham masih berada dalam proses kajian.
Sejumlah aspek yang sedang dievaluasi meliputi kondisi keuangan, kecukupan permodalan, serta kebutuhan pendanaan untuk pengembangan usaha.
Perseroan juga mempertimbangkan ketentuan regulasi pasar modal yang berlaku sebelum mengambil keputusan.
Hingga saat ini, perusahaan belum menetapkan jumlah dana yang akan dialokasikan untuk pembelian kembali saham TINS.
Target harga pembelian serta waktu pelaksanaan buyback juga belum difinalisasi.
Dengan demikian, pelaksanaan aksi korporasi tersebut masih bergantung pada hasil evaluasi manajemen.
Perseroan Fokus Perkuat Fundamental Bisnis Timah
Di tengah kajian pembelian kembali saham, PT Timah menyatakan tetap memprioritaskan penguatan fundamental bisnis.
Perusahaan berupaya meningkatkan tata kelola pertimahan nasional melalui pembenahan dan penegakan praktik pengelolaan yang baik.
Optimalisasi produksi juga menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan kinerja operasional perusahaan.
Selain itu, PT Timah terus mendorong penetrasi pasar dan menjalankan efisiensi keuangan secara konsisten.
Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perubahan harga timah global dan perkembangan industri pertambangan.
PT Timah Janjikan Keterbukaan Informasi kepada Investor
PT Timah menegaskan bahwa setiap perkembangan terkait rencana pembelian kembali saham akan disampaikan secara terbuka.
Perseroan menyatakan tetap mengedepankan tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel dalam menentukan kebijakan strategis.
“Perkembangan lebih lanjut terkait kepastian eksekusi opsi buyback ini akan disampaikan kepada publik, pemegang saham, dan pemangku kepentingan sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi di pasar modal,” demikian pernyataan PT Timah.
Informasi mengenai kepastian pelaksanaan, besaran dana, dan jadwal pembelian saham akan diumumkan setelah perusahaan menyelesaikan proses kajian serta mengambil keputusan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




