HOME  ⁄  Ekonomi

ASDP Resmi Operasikan KMP Portlink III di Merak–Bakauheni untuk Perkuat Konektivitas Jawa–Sumatra

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

ASDP Resmi Operasikan KMP Portlink III di Merak–Bakauheni untuk Perkuat Konektivitas Jawa–Sumatra
Foto: Kapal feri penyeberangan milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) (sumber: ASDP)

Pantau - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi mengoperasikan KMP Portlink III pada lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni mulai Minggu (25/10/2026) untuk memperkuat konektivitas antara Pulau Jawa dan Sumatra sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antarpulau.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan pengoperasian kapal tersebut merupakan bagian dari langkah perusahaan meningkatkan kesiapan armada strategis nasional dan menjaga kesinambungan layanan penyeberangan.

Menurut Heru, lintasan Merak–Bakauheni memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan penumpang, kendaraan, serta distribusi barang yang menunjang aktivitas perekonomian masyarakat di kedua pulau.

"Pengoperasian KMP Portlink III menjadi bagian dari upaya kami untuk memperkuat kesiapan armada dan menjaga kesinambungan layanan penyeberangan," kata Heru dalam keterangan yang terkonfirmasi di Jakarta, Selasa (27/10/2026).

Kehadiran KMP Portlink III diharapkan dapat meningkatkan kesiapan operasional layanan penyeberangan pada salah satu jalur transportasi strategis yang menghubungkan dua pulau besar di Indonesia.

ASDP menjadwalkan kapal tersebut untuk melayani penyeberangan Merak–Bakauheni setiap hari guna mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat dan angkutan logistik.

KMP Portlink III Beroperasi Setiap Hari di Lintasan Merak–Bakauheni

Heru menjelaskan bahwa penambahan kesiapan armada melalui pengoperasian KMP Portlink III menjadi salah satu langkah ASDP dalam memastikan layanan penyeberangan tetap mampu memenuhi kebutuhan pengguna jasa.

Lintasan Merak–Bakauheni merupakan jalur penghubung utama antara Jawa dan Sumatra yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas transportasi masyarakat maupun distribusi barang.

Dengan beroperasinya kapal tersebut, ASDP berharap kelancaran perjalanan penumpang dan kendaraan dapat terus terjaga seiring kebutuhan layanan penyeberangan antarpulau.

Selain menunjang mobilitas masyarakat, pengoperasian KMP Portlink III juga diarahkan untuk memperkuat kelancaran distribusi logistik yang berkaitan langsung dengan kegiatan perekonomian.

"Kami berharap kehadiran kapal ini dapat mendukung kelancaran perjalanan pengguna jasa sekaligus menunjang pergerakan logistik yang menjadi bagian penting dari aktivitas ekonomi masyarakat," ujar Heru.

Sebelum resmi melayani penyeberangan Merak–Bakauheni, KMP Portlink III telah menjalani sejumlah tahapan persiapan untuk memastikan kesiapan operasional kapal.

Dalam rangkaian persiapan tersebut, KMP Portlink III bertolak dari Paciran pada Kamis (22/10/2026) pukul 16.50 WIB.

Keberangkatan dari Paciran menjadi bagian dari tahapan persiapan sebelum kapal mulai melayani pengguna jasa pada Minggu (25/10/2026).

ASDP memastikan seluruh tahapan pengoperasian kapal dilaksanakan dengan memperhatikan persyaratan keselamatan serta ketentuan operasional yang berlaku.

ASDP Pastikan Standar Keselamatan dan Kesiapan Armada Terpenuhi

Selain meningkatkan kesiapan armada, ASDP menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional penyeberangan.

Heru menyampaikan bahwa penguatan layanan tidak hanya dilakukan melalui kesiapan dan ketersediaan kapal, tetapi juga harus disertai penerapan standar keselamatan serta peningkatan kualitas pelayanan.

Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan ketentuan keselamatan menjadi bagian penting untuk memastikan perjalanan pengguna jasa berlangsung sesuai standar operasional.

ASDP juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait guna mendukung kelancaran pengoperasian KMP Portlink III pada lintasan Merak–Bakauheni.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan layanan berjalan sesuai ketentuan dan dapat menyesuaikan kebutuhan operasional di lapangan.

Selain itu, perusahaan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan operasional kapal agar peningkatan kesiapan armada berjalan seiring dengan upaya mempertahankan kualitas pelayanan.

Penguatan koordinasi dan evaluasi menjadi bagian dari langkah ASDP dalam menjaga kesinambungan layanan penyeberangan yang aman dan andal bagi masyarakat.

Pengoperasian KMP Portlink III Diharapkan Perlancar Distribusi Logistik

Heru berharap kehadiran KMP Portlink III dapat memberikan kontribusi terhadap kelancaran arus transportasi masyarakat dan distribusi barang antara Jawa dan Sumatra.

Menurutnya, layanan penyeberangan yang didukung kesiapan armada memadai memiliki peran penting dalam menunjang pergerakan ekonomi antardaerah.

"Harapannya, layanan penyeberangan Merak–Bakauheni dapat terus mendukung kelancaran perjalanan masyarakat serta distribusi logistik yang menjadi penggerak aktivitas ekonomi," tambah Heru.

ASDP memandang penguatan armada sebagai bagian dari upaya menjaga konektivitas transportasi nasional, khususnya pada jalur penyeberangan yang memiliki peran strategis dalam pergerakan penumpang dan barang.

Dengan jadwal operasional setiap hari, KMP Portlink III diharapkan dapat mendukung kesinambungan pelayanan penyeberangan sesuai kebutuhan pengguna jasa.

Perusahaan juga berkomitmen terus meningkatkan kesiapan operasional armada melalui penguatan layanan, evaluasi berkala, dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Selain memperkuat konektivitas Jawa–Sumatra, pengoperasian KMP Portlink III menjadi bagian dari upaya ASDP menjaga kualitas pelayanan serta penerapan standar keselamatan pada kegiatan penyeberangan.

Melalui penguatan layanan tersebut, ASDP berharap mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di lintasan Merak–Bakauheni dapat terus berlangsung lancar untuk mendukung aktivitas perekonomian nasional.

Penulis :
Leon Weldrick
FLOII 2026