
Pantau - Pemerintah Swiss menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah perundingan trilateral antara Amerika Serikat (AS), Rusia, dan Ukraina sebagai bagian dari upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik yang masih berlangsung di Ukraina.
Kesediaan tersebut disampaikan Departemen Luar Negeri Federal Swiss kepada kantor berita RIA Novosti terkait kemungkinan dilanjutkannya perundingan damai yang melibatkan ketiga negara, sebagaimana dilaporkan pada Kamis (29/10/2026).
Swiss menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi dengan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelesaian konflik Ukraina dan siap menjalankan peran sebagai mediator.
Langkah tersebut sejalan dengan dukungan Swiss terhadap berbagai inisiatif diplomatik yang bertujuan mewujudkan perdamaian berkelanjutan di kawasan.
Swiss Tawarkan Diri Jadi Mediator Perundingan Damai Ukraina
Departemen Luar Negeri Federal Swiss menyampaikan bahwa pemerintahnya tetap membuka jalur komunikasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Rusia dan Ukraina.
Swiss juga menyatakan dukungan terhadap setiap upaya diplomatik yang dapat membuka jalan bagi penyelesaian konflik melalui perundingan.
"Swiss mendukung setiap inisiatif diplomatik yang bertujuan untuk mencapai perdamaian yang adil dan abadi di Ukraina. Departemen Luar Negeri Federal terus menjalin kontak dengan semua pihak dan secara konsisten menawarkan peran sebagai mediator," katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas kemungkinan dilanjutkannya pembicaraan trilateral yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat.
Dengan menawarkan diri sebagai tuan rumah, Swiss membuka peluang penyelenggaraan pertemuan diplomatik apabila ketiga pihak menyepakati lokasi dan mekanisme perundingan.
Namun, belum terdapat kepastian bahwa perundingan trilateral tersebut akan berlangsung di Swiss.
Putin Nyatakan Rusia Siap Lanjutkan Perundingan Trilateral
Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan kembali kesiapan Moskow untuk melanjutkan pembicaraan mengenai penyelesaian konflik Ukraina.
Pernyataan tersebut disampaikan Putin dalam pertemuan dengan utusan khusus Amerika Serikat, Steve Witkoff.
Pertemuan itu membahas kemungkinan dilanjutkannya jalur diplomasi yang melibatkan Rusia, Ukraina, dan Amerika Serikat.
Kesiapan Moskow untuk kembali mengikuti perundingan menjadi salah satu perkembangan dalam upaya membuka pembicaraan diplomatik terkait konflik Ukraina.
Meski demikian, belum ada pengumuman mengenai kesepakatan baru yang dihasilkan dari komunikasi tersebut.
Abu Dhabi Berpeluang Jadi Lokasi Perundingan pada November
Ajudan Kepresidenan Rusia, Yury Ushakov, mengungkapkan bahwa perundingan trilateral kemungkinan diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA).
Menurut Ushakov, pertemuan tersebut berpeluang berlangsung sekitar pertengahan November 2026.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Abu Dhabi menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk pelaksanaan perundingan antara ketiga negara.
Sementara itu, Swiss tetap menyatakan kesediaannya menyediakan tempat sekaligus mendukung proses mediasi apabila diperlukan.
Hingga kini, lokasi dan jadwal resmi perundingan trilateral belum dipastikan berdasarkan keterangan yang disampaikan.
Upaya diplomatik tersebut diarahkan untuk mencari penyelesaian konflik Rusia dan Ukraina melalui pembicaraan yang melibatkan Amerika Serikat.
- Penulis :
- Aditya Yohan




