
Pantau - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Creative Economy Ready for Financing (CreaFIN) yang melibatkan 50 pegiat ekonomi kreatif di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas usaha dan tata kelola bisnis agar pelaku ekonomi kreatif lebih mudah memperoleh pendanaan dari lembaga keuangan maupun investor.
Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Kemenekraf, Mohammed Ali Berawi, mengatakan kesiapan kapasitas usaha dan pengelolaan bisnis menjadi faktor penting dalam memenuhi persyaratan pembiayaan.
“Pelaku ekonomi kreatif perlu siap secara kapasitas dan tata kelola agar dapat mengakses pendanaan dan pembiayaan yang tepat. Creative Hub juga kami dorong menjadi ruang kolaborasi yang menumbuhkan ekosistem ekonomi kreatif di daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.
Kemenekraf Bekali 50 Pelaku Ekonomi Kreatif dengan Akses KUR dan Manajemen Keuangan
Sebanyak 50 pegiat ekonomi kreatif di Kabupaten Simalungun mengikuti pembekalan melalui program CreaFIN untuk meningkatkan kemampuan mengelola usaha sekaligus memperbesar peluang mendapatkan tambahan modal.
Materi yang diberikan mencakup akses Kredit Usaha Rakyat (KUR), manajemen keuangan digital, legalitas usaha, serta penguatan model bisnis berbasis teknologi.
Melalui pembekalan tersebut, Kemenekraf mendorong pelaku ekonomi kreatif menerapkan tata kelola bisnis yang lebih profesional agar memenuhi persyaratan kelayakan pembiayaan atau bankable.
Peningkatan kelayakan usaha diharapkan membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperoleh pembiayaan dari perbankan maupun sumber pendanaan lainnya.
Tambahan modal tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan produk, memperluas pemasaran, serta meningkatkan kemampuan usaha dalam memenuhi permintaan pasar.
Dalam pelaksanaan CreaFIN di Simalungun, peserta juga mendapatkan pengalaman kewirausahaan dari Rosalina Sitanggang, pemilik Tiara Bakery, sebagai bagian dari pembekalan pengembangan bisnis.
Selain itu, Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara memberikan materi mengenai pengelolaan keuangan dan pembiayaan industri kreatif untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap fasilitas pendanaan usaha.
Penguatan kapasitas tersebut menjadi salah satu langkah Kemenekraf dalam membantu pelaku ekonomi kreatif di daerah yang masih menghadapi keterbatasan modal dan kemampuan pengelolaan bisnis.
Pemkab Simalungun Dukung CreaFIN untuk Perluas Peluang Pembiayaan UMKM
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Simalungun, Franky Fernandus Purba, menyambut baik pelaksanaan program CreaFIN sebagai upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Franky berharap kegiatan tersebut dapat memperluas kesempatan pelaku usaha memperoleh pembiayaan sekaligus meningkatkan kerja sama antara pemerintah, lembaga keuangan, dan pelaku industri kreatif.
"Kami berharap CreaFIN dapat membuka akses lebih luas bagi pelaku ekonomi kreatif Simalungun sekaligus memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan," kata Franky.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membantu pelaku ekonomi kreatif meningkatkan kesiapan usaha sehingga dapat memenuhi persyaratan pembiayaan dari lembaga perbankan.
Kemenekraf juga terus mendorong keterlibatan pemerintah daerah dan sektor perbankan agar semakin banyak pelaku UMKM memiliki kesempatan mendapatkan fasilitas pendanaan yang sesuai dengan kebutuhan bisnis.
CreaFIN Jadi Bagian Aktivasi Creative Hub untuk Dorong Ekonomi Daerah
Program CreaFIN merupakan bagian dari program unggulan Aktivasi Creative Hub yang dijalankan Kemenekraf untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang kreatif di berbagai daerah.
Melalui program tersebut, ruang kreatif diarahkan menjadi pusat pengembangan kapasitas usaha, penguatan kolaborasi, serta perluasan jejaring bisnis bagi pelaku ekonomi kreatif.
Keberadaan Creative Hub juga diharapkan dapat mempertemukan pelaku usaha dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan bisnis dan memperluas akses pasar.
Sebelum dilaksanakan di Kabupaten Simalungun, program CreaFIN telah diselenggarakan di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, dan Kota Bogor, Jawa Barat.
Pelaksanaan program di sejumlah daerah tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenekraf memperluas jangkauan pembinaan dan meningkatkan kesiapan pelaku ekonomi kreatif dalam mengakses pendanaan.
Melalui penguatan kapasitas, tata kelola bisnis, dan kemudahan pembiayaan, Kemenekraf berharap UMKM dapat terus berkembang, memperluas aktivitas perekonomian daerah, serta menjaga kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap perekonomian nasional.
- Penulis :
- Leon Weldrick




