
Pantau - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu membuka akses pendidikan tinggi bagi 128 mahasiswa asal Kepulauan Seribu melalui Program Beasiswa Mahasiswa Masa Depan Jakarta (MDJ) yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)/Bazis Kepulauan Seribu.
Program bantuan pendidikan tersebut bertujuan membantu mahasiswa mengatasi kendala ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan pendidikan generasi muda di wilayah kepulauan.
Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan mengapresiasi komitmen Baznas/Bazis dalam memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
“Kami mengapresiasi komitmen Baznas/Bazis Kepulauan Seribu dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi putra-putri Kepulauan Seribu,” kata Fadjar di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang berperan penting dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan mampu mendukung pembangunan daerah.
Fadjar menilai peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan generasi muda agar dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan Kepulauan Seribu.
Beasiswa dari Dana Zakat Bantu Mahasiswa Atasi Kendala Ekonomi
Fadjar mengakui keterbatasan ekonomi masih menjadi salah satu hambatan yang dihadapi masyarakat Kepulauan Seribu dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Karena itu, keberadaan program beasiswa dinilai penting untuk membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus memperbesar peluang menyelesaikan studi.
Ia menjelaskan bahwa bantuan pendidikan tersebut bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun melalui Baznas/Bazis.
Menurutnya, penyaluran dana tersebut tidak hanya menjadi bentuk dukungan finansial, tetapi juga mencerminkan kepedulian sosial masyarakat terhadap masa depan pendidikan generasi muda.
“Karena itu, bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah kepedulian sosial masyarakat yang harus dijaga,” katanya.
Fadjar meminta seluruh mahasiswa penerima beasiswa memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dengan meningkatkan semangat belajar dan mengembangkan kemampuan diri.
Ia juga berharap mahasiswa dapat terus meningkatkan prestasi akademik, mengembangkan potensi pribadi, serta memiliki komitmen menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Pemkab Kepulauan Seribu Dorong Mahasiswa Berkarakter dan Berintegritas
Selain memberikan bantuan pembiayaan pendidikan, program beasiswa tersebut diharapkan dapat mendukung pembentukan karakter mahasiswa melalui kegiatan pendampingan atau mentoring.
Fadjar menilai kegiatan pendampingan penting untuk memperkuat integritas, membangun karakter tangguh, serta mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur berdasarkan pencapaian gelar akademis, tetapi juga kemampuan seseorang dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
Karena itu, mahasiswa penerima beasiswa diharapkan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan kepedulian sosial terhadap lingkungan dan daerah asal.
Fadjar berharap para penerima bantuan dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik dan menggunakan ilmu serta pengalaman yang diperoleh untuk mendukung pembangunan Kepulauan Seribu.
“Semoga setelah lulus adik-adik dapat kembali dan berkontribusi membangun Kepulauan Seribu,” ujarnya.
Baznas DKI Jakarta Sebut Pendidikan Penting untuk Putus Rantai Kemiskinan
Sementara itu, Ketua Baznas/Bazis Provinsi DKI Jakarta Akhmad H. Abubakar menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu langkah strategis untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Menurutnya, akses pendidikan yang lebih luas dapat membantu generasi muda meningkatkan kemampuan, memperkuat pola pikir, serta mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan zaman.
Ia menilai kolaborasi antara Baznas/Bazis dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan mahasiswa, terutama bagi keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
“Melalui pendidikan, pola pikir dan daya tahan generasi muda dibentuk agar siap menjawab tantangan zaman. Semoga kolaborasi kami ini dapat menghadirkan dampak nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga di pulau,” ujarnya.
Akhmad berharap bantuan pendidikan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi mahasiswa penerima beasiswa, tetapi juga bagi keluarga dan masyarakat di wilayah Kepulauan Seribu.
Melalui Program Beasiswa Mahasiswa Masa Depan Jakarta, Pemkab Kepulauan Seribu bersama Baznas/Bazis berupaya memperluas kesempatan pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah kepulauan.
Bantuan bagi 128 mahasiswa tersebut diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda yang berpendidikan, berintegritas, dan mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Seribu.
- Penulis :
- Leon Weldrick




