
Pantau - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berkomitmen menata kawasan Sungai Jawi menjadi ruang publik yang memadukan kegiatan rekreasi, olahraga, dan ekonomi kreatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan pengembangan kawasan tersebut dilakukan dengan tetap mempertahankan fungsi utama Sungai Jawi sebagai saluran drainase kota.
“Penduduk di sekitarnya juga padat. Oleh karena itu kita ingin kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai saluran air, tetapi juga menjadi sarana rekreasi, olahraga, dan ekonomi kreatif,” kata Edi di Pontianak, Minggu (1/11/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Edi membuka kegiatan Lomba Sampan di kawasan Sungai Jawi yang berlangsung pada Sabtu (31/10/2026).
Menurut dia, kawasan Sungai Jawi memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi warga.
Sungai Jawi Dikembangkan Jadi Pusat Rekreasi dan Olahraga
Edi menjelaskan bahwa berbagai kegiatan dapat dikembangkan di kawasan Sungai Jawi untuk meningkatkan pemanfaatan ruang publik.
Aktivitas tersebut meliputi olahraga air, lomba sampan, memancing, hingga berbagai kegiatan rekreasi masyarakat.
Selain menjadi tempat olahraga dan rekreasi, kawasan Sungai Jawi juga dinilai berpotensi menjadi ruang pengembangan usaha ekonomi kreatif yang melibatkan masyarakat sekitar.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung kepada warga yang tinggal di sekitar sungai.
"Jadi bukan sekadar kegiatan rekreasi, tetapi ada manfaat yang dirasakan langsung oleh warga," kata dia.
Edi mengapresiasi terbentuknya Kelompok Jawi Berkah yang bersama masyarakat setempat berinisiatif mengembangkan potensi kawasan Sungai Jawi.
Menurut dia, keberadaan kelompok masyarakat tersebut menjadi salah satu modal penting untuk mendukung keberhasilan penataan kawasan.
Pemkot Pontianak Siapkan Penataan dan Penerangan Jalan
Untuk mendukung pengembangan Sungai Jawi, Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen meningkatkan kualitas penataan kawasan.
Upaya tersebut mencakup perbaikan penerangan jalan serta pemeliharaan lingkungan sungai agar kawasan menjadi lebih tertata dan nyaman digunakan masyarakat.
Edi menegaskan bahwa pengembangan fasilitas rekreasi tidak boleh mengabaikan fungsi Sungai Jawi sebagai saluran drainase.
Kebersihan lingkungan dan kelancaran aliran air harus tetap dijaga untuk mencegah terjadinya genangan di kawasan sekitar.
"Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen membantu meningkatkan kualitas penataan dan penerangan jalan. Tetapi Sungai Jawi juga harus tetap terjaga fungsinya," tegasnya.
Menurut Edi, keseimbangan antara pengembangan kawasan dan pemeliharaan fungsi sungai menjadi hal penting dalam pelaksanaan penataan tersebut.
Warga Dilibatkan dalam Pemeliharaan Sungai
Edi mendorong penerapan pemeliharaan Sungai Jawi berbasis pemberdayaan masyarakat agar kebersihan dan kondisi lingkungan dapat terjaga secara berkelanjutan.
Kelompok warga akan dilibatkan dalam kegiatan pembersihan sungai dengan dukungan pembiayaan rutin dari pemerintah.
Menurut dia, pelibatan masyarakat dapat membuat kegiatan pemeliharaan lebih efektif karena warga merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi sungai setiap hari.
Selain masyarakat, pengembangan kawasan Sungai Jawi juga melibatkan tokoh agama, tokoh pemuda, anggota DPRD, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Kolaborasi berbagai pihak tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mewujudkan kawasan sungai yang bersih, produktif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Edi berharap penataan Sungai Jawi dapat memperkuat kebersamaan warga sekaligus membuka peluang kegiatan ekonomi yang mendukung kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Kita ingin menjadikan kawasan Sungai Jawi ini sebagai kawasan yang berkah dan berseri. Sungainya terjaga, masyarakatnya kompak, dan aktivitas yang dikembangkan bisa meningkatkan kesejahteraan warga," pungkasnya.
- Penulis :
- Gerry Eka




