HOME  ⁄  Ekonomi

KAI Tambah Enam Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Baru Berlaku di Jakarta dan Sekitarnya

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

KAI Tambah Enam Perjalanan Kereta dari Stasiun Gambir Mulai 1 Desember 2026, Jadwal Baru Berlaku di Jakarta dan Sekitarnya
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Kereta api jarak jauh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengatakan jumlah keberangkatan kereta api dari Stasiun Gambir, dari semula 39 menjadi 45 perjalanan mulai 1 Desember 2026, seiring berlakunya Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026. ANTARA/HO-PT KAI Daop 1 Jakarta..)

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah jumlah keberangkatan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, dari 39 menjadi 45 perjalanan mulai 1 Desember 2026 seiring pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026.

Manager Humas KAI Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan penambahan enam perjalanan tersebut dilakukan untuk memberikan lebih banyak pilihan waktu keberangkatan kepada penumpang.

Sementara itu, jumlah keberangkatan kereta api dari Stasiun Pasar Senen tetap sebanyak 34 perjalanan.

“Penambahan enam perjalanan serta peningkatan keberangkatan dari Stasiun Gambir menjadi 45 perjalanan merupakan upaya KAI untuk memberikan alternatif waktu perjalanan yang semakin beragam, sesuai kebutuhan pelanggan,” kata Franoto dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Keberangkatan dari Stasiun Gambir Naik Menjadi 45 Perjalanan

Franoto menjelaskan bahwa pemberlakuan GAPEKA 2026 akan meningkatkan frekuensi perjalanan kereta api jarak jauh di wilayah Daop 1 Jakarta.

Secara keseluruhan, jumlah perjalanan kereta api jarak jauh bertambah dari 152 menjadi 158 perjalanan.

Jumlah tersebut terdiri atas 79 perjalanan keberangkatan dan 79 perjalanan kedatangan.

Penambahan enam perjalanan keberangkatan seluruhnya berasal dari Stasiun Gambir.

Dengan perubahan tersebut, Stasiun Gambir akan melayani 45 perjalanan keberangkatan, sedangkan Stasiun Pasar Senen tetap melayani 34 perjalanan.

KAI menyebut penambahan frekuensi perjalanan telah mempertimbangkan kebutuhan pelanggan serta kesiapan operasional.

“Penambahan perjalanan kereta api dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan layanan dan kesiapan operasional. Bagi KAI, peningkatan frekuensi perjalanan harus tetap berjalan seiring dengan pemenuhan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” ujar Franoto.

Kereta Barang Bertambah, KA Pangrango Tetap

Selain layanan kereta api jarak jauh, GAPEKA 2026 juga membawa perubahan terhadap jumlah perjalanan kereta barang di wilayah Daop 1 Jakarta.

KAI mencatat jumlah perjalanan kereta barang meningkat dari 34 menjadi 36 perjalanan.

Dengan demikian, terdapat tambahan dua perjalanan untuk layanan angkutan barang.

Sementara itu, layanan kereta api lokal Pangrango tidak mengalami perubahan jumlah perjalanan.

KA Pangrango tetap beroperasi sebanyak 36 perjalanan sesuai pengaturan dalam GAPEKA terbaru.

Perubahan jumlah perjalanan tersebut menjadi bagian dari penyesuaian operasional kereta api yang mulai berlaku pada 1 Desember 2026.

Kereta yang Berhenti di Bekasi, Cikarang, dan Karawang Bertambah

Pemberlakuan GAPEKA 2026 juga meningkatkan jumlah kereta api jarak jauh yang melayani pemberhentian di sejumlah stasiun wilayah penyangga Jakarta.

Untuk perjalanan yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen, jumlah kereta api yang berhenti di Stasiun Bekasi meningkat dari 64 menjadi 71 perjalanan.

Jumlah perjalanan yang melayani pemberhentian di Stasiun Cikarang bertambah dari 23 menjadi 29 perjalanan.

Sementara itu, jumlah kereta api yang berhenti di Stasiun Karawang naik dari 18 menjadi 22 perjalanan.

Penambahan tersebut memberikan lebih banyak pilihan perjalanan bagi masyarakat yang ingin menggunakan kereta api jarak jauh dari wilayah sekitar Jakarta.

KAI berharap peningkatan jumlah pemberhentian dapat memperluas akses layanan transportasi kereta api bagi masyarakat.

Perjalanan Kereta Menuju Jakarta Juga Mengalami Penyesuaian

Selain perjalanan keberangkatan dari Jakarta, GAPEKA 2026 mengatur peningkatan jumlah kereta api yang berhenti di sejumlah stasiun saat menuju Jakarta.

Jumlah kereta api yang melayani pemberhentian di Stasiun Bekasi meningkat dari 61 menjadi 68 perjalanan.

Di Stasiun Cikarang, jumlah perjalanan yang berhenti bertambah dari 17 menjadi 25 perjalanan.

Sementara itu, Stasiun Karawang mengalami peningkatan dari 17 menjadi 27 perjalanan.

Jumlah kereta api yang berhenti di Stasiun Cikampek juga bertambah dari 10 menjadi 13 perjalanan.

Penyesuaian tersebut menjadi bagian dari upaya KAI meningkatkan keterjangkauan layanan kereta api jarak jauh di wilayah penyangga Jakarta.

“Tidak hanya menambah pilihan keberangkatan dari Jakarta, melalui GAPEKA 2026, kami juga berupaya memperluas kemudahan akses bagi masyarakat di wilayah penyangga. Harapannya, semakin banyak pelanggan yang dapat memanfaatkan layanan kereta api jarak jauh, sesuai kebutuhan perjalanan mereka,” ungkap Franoto.

KAI Ingatkan Penumpang Periksa Jadwal Mulai 1 Desember

Seiring pemberlakuan GAPEKA 2026, KAI Daop 1 Jakarta mengimbau seluruh calon penumpang untuk memeriksa kembali jadwal perjalanan kereta api yang akan digunakan.

Imbauan tersebut berlaku bagi penumpang yang melakukan perjalanan mulai 1 Desember 2026.

Calon penumpang diminta memperhatikan waktu keberangkatan dan kedatangan agar sesuai dengan jadwal terbaru.

Penyesuaian jadwal perlu diperhatikan karena GAPEKA 2026 membawa perubahan jumlah perjalanan dan layanan pemberhentian di sejumlah stasiun.

KAI menegaskan bahwa peningkatan layanan akan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pelanggan.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026