
Pantau - Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov membahas kerja sama antara Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) melalui percakapan telepon pada Rabu, sebagaimana dilaporkan oleh kantor berita resmi Iran, IRNA.
Bahas Hubungan Teheran dengan IAEA dan Isu Regional
Dalam percakapan tersebut, kedua menteri bertukar pandangan mengenai kerja sama Teheran dengan IAEA serta perkembangan regional dan internasional terkini.
Keduanya juga menyinggung sesi reguler Dewan Gubernur IAEA yang akan digelar di Wina pada akhir bulan ini.
Dalam pembahasan itu, ditekankan perlunya koordinasi berkelanjutan antara Iran dan Rusia terkait keterlibatan Teheran dengan IAEA serta isu-isu nuklir lainnya.
Sergei Lavrov menyatakan kesiapan Moskow untuk melanjutkan konsultasi bilateral dan regional dengan Iran.
"Ia menekankan pentingnya kerja sama antarnegara di kawasan untuk menjaga keamanan bersama," ungkap laporan IRNA mengutip Lavrov.
Iran Tangguhkan Kerja Sama dengan IAEA Sejak Juni
Iran telah menangguhkan kerja sama dengan IAEA sejak bulan Juni berdasarkan undang-undang yang disahkan oleh parlemen negara tersebut.
Langkah ini diambil setelah IAEA dinilai gagal mengecam serangan Israel dan Amerika Serikat terhadap situs nuklir Iran pada awal bulan itu.
Iran juga menyampaikan kekhawatiran atas keamanan fasilitas nuklir dan keselamatan para ilmuwannya setelah serangan tersebut.
Foto yang disertakan dalam laporan memperlihatkan Seyed Abbas Araghchi berjabat tangan dengan Sergei Lavrov dalam konferensi pers bersama di Teheran pada 25 Februari 2025.
Dalam konferensi itu, Araghchi menegaskan, "Iran tidak akan bernegosiasi mengenai program nuklirnya ketika menghadapi tekanan atau sanksi eksternal," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan








