
Pantau - Pemerintah Finlandia resmi memutuskan untuk menutup tiga kedutaan besar di Asia, yakni di Myanmar, Afghanistan, dan Pakistan, mulai tahun 2026 mendatang.
Keputusan ini diumumkan oleh Kementerian Luar Negeri Finlandia pada Jumat, 28 November 2025, sebagai bagian dari penyesuaian strategi diplomasi luar negeri.
"Kementerian Luar Negeri telah memutuskan untuk menutup Kedutaan Besar Finlandia di Islamabad, Kabul dan Yangon mulai 2026", bunyi pernyataan resmi kementerian tersebut.
Pertimbangan Strategis dan Dinamika Politik Jadi Alasan Penutupan
Penutupan ketiga misi diplomatik tersebut dilakukan atas dasar pertimbangan operasional dan strategis, termasuk perubahan situasi politik di ketiga negara.
Finlandia juga mencermati keterbatasan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Myanmar, Afghanistan, dan Pakistan sebagai salah satu faktor pendukung keputusan tersebut.
Langkah ini merupakan bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas kehadiran diplomatik Finlandia di berbagai wilayah dunia.
Perluasan Kehadiran Diplomatik di Amerika Serikat
Sebagai bagian dari strategi penguatan hubungan internasional, pemerintah Finlandia telah membuka konsulat jenderal baru di Houston, Amerika Serikat, pada awal tahun 2025.
Pembukaan kantor konsuler tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah Finlandia untuk memperluas kehadiran diplomatiknya di kawasan Amerika Utara, khususnya untuk mendukung hubungan ekonomi, perdagangan, dan layanan warga negara Finlandia di wilayah tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan







