
Pantau - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan komitmen pemerintahannya untuk terus mendukung upaya pembebasan Masjid Al-Aqsa dari penjajahan, sebagai bagian dari kebijakan luar negeri yang berpihak pada perjuangan rakyat Palestina.
Pernyataan tersebut disampaikan Anwar saat menerima kunjungan Imam Masjid Al-Aqsa dari Baitul Maqdis, Sheikh Ali Umar Yaqoub Abbasi, di Putrajaya pada hari Senin, 5 Januari 2026.
"Saya turut berbagi inisiatif yang dijalankan oleh Pemerintah MADANI untuk terus mendukung upaya pembebasan Masjid Al-Aqsa," ungkapnya dalam pertemuan tersebut.
Anwar menambahkan bahwa ia dan Imam Sheikh Ali Umar memiliki kesamaan pandangan terkait pentingnya peran Masjid Al-Aqsa serta masa depan Al-Quds yang menjadi simbol perjuangan umat Islam.
"Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi upaya semua pihak untuk terus berdiri bersama Palestina dalam menentang kekerasan rezim Zionis Israel," ia mengungkapkan, menyampaikan harapan atas solidaritas internasional terhadap Palestina.
Kunjungan Imam Masjid Al-Aqsa Diterima di Putrajaya
Dalam kunjungan itu, Imam Sheikh Ali Umar Yaqoub Abbasi menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Malaysia kepada rakyat Palestina.
Ia menilai bahwa rakyat Malaysia tidak pernah berhenti menunjukkan solidaritas, baik melalui doa maupun bantuan nyata kepada warga Palestina di Gaza dan Al-Quds.
Menurutnya, kepedulian masyarakat Malaysia menjadi bukti nyata bahwa perjuangan pembebasan Palestina terus mendapatkan dukungan dari dunia internasional, khususnya dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim.
Solidaritas Malaysia dalam Isu Palestina
Pemerintah Malaysia melalui berbagai inisiatif MADANI telah secara konsisten menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan pembebasan Masjid Al-Aqsa dari pendudukan.
Kunjungan Imam Sheikh Ali Umar ke Malaysia dianggap sebagai bentuk penguatan hubungan spiritual dan diplomatik antara kedua pihak dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
- Penulis :
- Leon Weldrick








