Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

China Kecam Kesepakatan Dagang Semikonduktor AS–Taiwan yang Dinilai Langgar Prinsip Satu-China

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

China Kecam Kesepakatan Dagang Semikonduktor AS–Taiwan yang Dinilai Langgar Prinsip Satu-China
Foto: (Sumber: Arsip foto - Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun. ANTARA/Desca Lidya Natalia/pri.)

Pantau - Pemerintah China mengecam keras kesepakatan dagang semikonduktor antara Amerika Serikat dan Taiwan yang dinilai mengandung unsur kedaulatan dan melanggar prinsip Satu-China.

Kecaman tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, dalam jumpa pers di Beijing pada Jumat, 16 Januari 2026.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Amerika Serikat dan Taiwan mengumumkan kesepakatan dagang yang mencakup relokasi pabrik semikonduktor dari Taiwan ke Amerika Serikat.

China Tegaskan Penolakan terhadap Unsur Kedaulatan Taiwan

Guo Jiakun menegaskan China menentang perjanjian apa pun yang mengandung unsur kedaulatan antara Taiwan dan negara lain.

China menyatakan Taiwan merupakan bagian tak terpisahkan dari wilayah China dan setiap kesepakatan internasional yang melibatkan Taiwan dinilai melanggar prinsip Satu-China.

Guo Jiakun menegaskan Amerika Serikat harus mematuhi prinsip Satu-China serta tiga komunike bersama China–AS.

Detail Kesepakatan dan Nilai Investasi Besar

Kesepakatan dagang tersebut mencakup komitmen investasi Taiwan sebesar 250 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp4.227,2 triliun di sektor manufaktur semikonduktor dan teknologi Amerika Serikat.

Sebagai imbalannya, tarif impor produk Taiwan diturunkan dari 20 persen menjadi 15 persen oleh pemerintah Amerika Serikat.

Kesepakatan tersebut juga mengakhiri negosiasi berbulan-bulan yang dipicu oleh permintaan Presiden AS Donald Trump agar produksi cip Taiwan dipindahkan ke Amerika Serikat.

Taiwan turut menyediakan tambahan jaminan kredit senilai 250 miliar dolar AS untuk membantu perusahaan kecil dalam rantai pasok semikonduktor yang berekspansi ke Amerika Serikat.

Produsen cip Taiwan yang membangun fasilitas di Amerika Serikat akan memperoleh fasilitas impor tanpa tarif tambahan selama masa konstruksi tertentu.

Sebelumnya, perusahaan semikonduktor raksasa Taiwan, TSMC, telah berkomitmen menginvestasikan 100 miliar dolar AS di Arizona.

Pemerintah Amerika Serikat menyatakan kesepakatan ini bertujuan memperkuat rantai pasok dan produksi semikonduktor domestik di tengah persaingan global sektor teknologi strategis.

Penulis :
Ahmad Yusuf