
Pantau - Seorang pejabat militer tinggi Tiongkok, Zhang Youxia, dilaporkan tengah diselidiki atas dugaan membocorkan informasi teknis mengenai program senjata nuklir Tiongkok kepada Amerika Serikat serta terlibat dalam kasus suap besar-besaran.
Zhang Youxia menjabat sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC), posisi tertinggi kedua dalam struktur pertahanan Tiongkok di bawah Presiden Xi Jinping.
Menurut laporan The Wall Street Journal pada Minggu, Zhang diduga menyampaikan informasi sensitif tersebut selama masa jabatannya, dan penyelidikan awal berasal dari kasus yang menimpa pejabat senior di China National Nuclear Corp.
Selain itu, Zhang juga dituduh menerima suap untuk membantu promosi Li Shangfu menjadi Menteri Pertahanan, yang kemudian dicopot pada Oktober 2023.
Kementerian Pertahanan Tiongkok mengumumkan pada Sabtu bahwa penyelidikan resmi telah dimulai terhadap Zhang Youxia dan Liu Zhenli, pejabat militer senior lainnya.
Zhang diselidiki atas dugaan pelanggaran disiplin dan pelanggaran hukum serius, namun rincian spesifik mengenai dugaan kebocoran informasi nuklir tidak diungkapkan kepada publik.
Investigasi Meluas, Lima dari Tujuh Anggota CMC Telah Dicopot
Sejak pertengahan 2023, kepemimpinan militer Tiongkok dilanda skandal korupsi yang meluas dan mengguncang struktur pertahanan nasional.
Dari tujuh anggota Komisi Militer Pusat yang dilantik pada Oktober 2022, lima di antaranya kini telah diberhentikan atau tengah dalam proses investigasi.
Partai Komunis Tiongkok memecat dua mantan menteri pertahanan, Li Shangfu dan pendahulunya Wei Fenghe, pada Juni 2024 dengan alasan pelanggaran hukum dan disiplin serius.
Editorial surat kabar resmi militer, PLA Daily, pada Minggu menyebut bahwa Zhang dan Liu Zhenli telah "mengkhianati kepercayaan besar" dari partai dan "merusak sistem tanggung jawab tertinggi yang berada di tangan ketua CMC".
Istilah tersebut secara langsung mengacu pada kurangnya loyalitas terhadap Presiden Xi Jinping sebagai pemimpin tertinggi militer Tiongkok.
Taiwan Pantau Ketat Dinamika Militer Tiongkok
Menteri Pertahanan Taiwan, Wellington Koo, menyatakan pada Senin bahwa pihaknya tengah memantau dengan cermat setiap dinamika dalam kepemimpinan militer Tiongkok.
"Taiwan akan terus memperkuat kemampuan pertahanan diri," ungkapnya, seraya menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi segala kemungkinan.
Ia menambahkan bahwa Taiwan akan terus menjalin kerja sama dengan sekutu untuk berbagi intelijen, mengingat Beijing belum mencabut opsi penggunaan kekuatan terhadap Taiwan.
- Penulis :
- Leon Weldrick







