
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengundang Presiden China Xi Jinping untuk berkunjung ke Amerika Serikat pada akhir tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Kunjungan Xi Jinping ke Amerika Serikat diperkirakan akan berlangsung pada Agustus atau September 2026.
Undangan tersebut disampaikan oleh diplomat Washington di Beijing.
Xi Jinping juga mengundang Donald Trump untuk melakukan kunjungan balasan ke China pada April mendatang.
Informasi ini disampaikan Duta Besar Amerika Serikat untuk China David Perdue kepada Bloomberg dan dilaporkan oleh Anadolu.
David Perdue menyebut China dan Amerika Serikat sebagian besar telah melaksanakan konsensus yang dicapai dalam pertemuan tahun sebelumnya.
Konsensus tersebut mencakup kerja sama penanganan fentanil serta pembelian kedelai dari Amerika Serikat.
Kerja sama tersebut dinilai mencerminkan kemajuan hubungan pragmatis antara Washington dan Beijing.
China juga dinilai telah menunjukkan langkah maju dalam kerja sama penegakan hukum dengan Amerika Serikat.
Untuk pertama kalinya, lembaga penegak hukum China dan Amerika Serikat bekerja sama dalam memerangi peredaran fentanil.
Komunikasi antara Donald Trump dan Xi Jinping disebut menunjukkan kesediaan kedua pihak untuk meningkatkan interaksi di berbagai bidang.
Hubungan kedua pemimpin disebut berada pada tingkat saling menghormati dan kepercayaan.
Menteri Keuangan Amerika Serikat Scott Bessent menyebut Trump dan Xi berpotensi bertemu hingga empat kali sepanjang tahun ini.
Sejak Trump dilantik pada Januari tahun lalu, ia dan Xi Jinping telah melakukan sejumlah kontak.
Pertemuan tatap muka pertama Trump dan Xi Jinping berlangsung pada Oktober 2025 di Busan, Korea Selatan, dan digambarkan sebagai pertemuan yang berhasil.
Trump dan Xi juga beberapa kali melakukan pembicaraan melalui telepon sepanjang tahun lalu.
Hubungan bilateral kedua negara sempat berfluktuasi akibat penerapan tarif tinggi oleh Washington yang kemudian dibalas Beijing sebelum akhirnya dicabut.
China dijadwalkan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin Forum Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik pada November di Shenzhen, Provinsi Guangdong.
Donald Trump juga dijadwalkan menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi G20 pada Desember di Florida bagian selatan.
- Penulis :
- Aditya Yohan




