Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Sergei Lavrov Sebut Ketegangan Iran-AS Sangat Rawan Konflik, Rusia Siap Fasilitasi Kesepakatan Nuklir

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sergei Lavrov Sebut Ketegangan Iran-AS Sangat Rawan Konflik, Rusia Siap Fasilitasi Kesepakatan Nuklir
Foto: (Sumber: Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov. ANTARA/Xinhua/aa..)

Pantau -  Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menilai ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat saat ini sangat rawan konflik, namun Rusia tetap siap memantau dan membantu meredakan situasi sebagai mitra dekat Iran.

Lavrov menegaskan Rusia tidak menempatkan diri sebagai mediator langsung antara Iran, Israel, dan AS, tetapi akan memastikan kepatuhan pada kesepakatan yang ada.

"Ada banyak bom waktu yang bisa meledak akibat langkah ceroboh," ungkap Lavrov, menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menangani ketegangan nuklir.

Lavrov menekankan bahwa Iran dan Israel mengetahui kesediaan Rusia untuk memfasilitasi implementasi kesepakatan nuklir yang mungkin tercapai.

Ia menyatakan bahwa Rusia siap membantu meredakan ketegangan dan memastikan setiap kesepakatan dijalankan sesuai komitmen para pihak.

Negosiasi nuklir AS-Iran dijadwalkan berlangsung di Oman pada Jumat, 6 Februari 2026, menurut laporan Axios, sebagai upaya kelanjutan pembicaraan yang belum membuahkan hasil.

Ketegangan meningkat setelah Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari mengumumkan pengiriman "armada besar" ke Iran untuk mendorong perundingan nuklir yang adil dan setara, termasuk penyerahan penuh senjata nuklir.

Iran menegaskan pihaknya tidak berupaya memiliki senjata nuklir dan mempertahankan hak atas teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Lima putaran perundingan nuklir sepanjang 2025 berakhir tanpa hasil akibat operasi militer Israel terhadap Iran dan serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran.

Penulis :
Aditya Yohan