
Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan pembangunan 30 ribu unit fisik Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat rampung pada Mei hingga Juni 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa.
“Tadi sampai Mei, Juni, mudah-mudahan bisa diselesaikan. Kalau diselesaikan, maka lanjutannya harus ada operasional,” ujar Zulhas dalam pernyataannya.
Setelah tahap pembangunan fisik selesai, Kopdes Merah Putih akan mulai dioperasikan dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat seperti pupuk, sembako, dan LPG 3 kilogram.
Kopdes Jadi Offtaker UMKM dan Simpul Hilirisasi Produk Desa
Zulhas menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih akan berfungsi sebagai offtaker, yakni menyerap langsung hasil usaha para pelaku UMKM di desa masing-masing.
“Jadi, program Bapak Presiden itu semua terkait dengan yang tadi kami bahas,” jelasnya, merujuk pada penguatan ekonomi kerakyatan dan distribusi pangan nasional.
Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, melaporkan bahwa saat ini telah berdiri 680 unit bangunan Kopdes Merah Putih secara penuh.
Mayoritas unit yang telah rampung berada di Pulau Jawa, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
“Kalau yang di luar Jawa masih rata-rata 10–14 unit,” ungkap Joao.
Target 80 Ribu Unit dan Dukungan Warga Desa
Saat ini, sebanyak 29.424 unit bangunan Kopdes masih dalam proses konstruksi.
Joao menargetkan pembangunan 30 ribu unit bisa diselesaikan lebih cepat, yakni pada April 2026.
Ia bahkan berharap jumlah Kopdes bisa meningkat menjadi 60 ribu hingga 80 ribu unit pada bulan Juli 2026, dengan catatan tersedia lahan dan dukungan masyarakat desa.
“Saya mau bulan Juli targetnya bisa 60 ribu–80 ribu (unit), yang penting kami dikasih tanah, orang di kampung semua mau bangun,” tegasnya.
Pembangunan Kopdes Merah Putih diharapkan dapat menciptakan simpul distribusi dan hilirisasi produk lokal, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui sistem koperasi yang terintegrasi.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







