Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Menhan AS Tegaskan Trump Pilih Jalur Negosiasi dengan Iran, Didukung Kekuatan Militer

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menhan AS Tegaskan Trump Pilih Jalur Negosiasi dengan Iran, Didukung Kekuatan Militer
Foto: (Sumber: Ilustrasi konflik Iran vs Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py (Anadolu).)

Pantau - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, menyatakan bahwa Presiden AS Donald Trump lebih mengedepankan penyelesaian melalui jalur negosiasi dalam menghadapi ketegangan dengan Iran.

Trump Tawarkan Negosiasi, Iran Diminta Menyambut Bijak

"Presiden telah menyatakan dengan jelas kepada Iran bahwa ia menginginkan penyelesaian melalui negosiasi. Saya pikir akan menjadi pilihan bijak bagi mereka untuk menerima tawaran tersebut," ungkap Hegseth.

Ia menambahkan bahwa pendekatan diplomatik yang ditempuh Trump tidak berdiri sendiri, tetapi disertai dukungan kekuatan militer AS yang diklaim tak tertandingi.

"Dunia telah melihat kemampuan Amerika. Perdamaian melalui kekuatan, pencegahan dalam tindakan. Kami sudah keluar dari Iran bahkan sebelum Iran menyadari kami berada di sana. Tidak ada negara lain yang mampu melakukan hal itu," ia mengungkapkan.

Pernyataan tersebut merujuk pada operasi militer Amerika Serikat selama perang 12 hari yang berlangsung pada bulan Juni lalu, termasuk serangan terhadap beberapa target strategis di Iran.

Negosiasi AS-Iran Dimulai Lagi di Oman

Pernyataan Hegseth disampaikan menjelang dimulainya kembali putaran negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang akan digelar di Oman pada hari Jumat.

Negosiasi ini sebelumnya terhenti selama hampir delapan bulan akibat eskalasi konflik pada bulan Juni lalu.

Konflik tersebut dipicu oleh serangan militer AS terhadap tiga fasilitas nuklir utama milik Iran.

Penulis :
Aditya Yohan