
Pantau - Amerika Serikat menandatangani kesepakatan nuklir sipil dengan Slovakia dan Hungaria dalam rangkaian kunjungan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio ke kawasan Eropa Tengah untuk memperkuat keamanan energi dan hubungan strategis.
Penandatanganan dilakukan saat kunjungan ke Bratislava, Slovakia dan Budapest, Hungaria sebagai bagian dari agenda diplomasi energi dan keamanan kawasan.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Senin menyatakan bahwa kesepakatan tersebut membuka jalan bagi pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir dengan teknologi asal Amerika Serikat.
Kesepakatan itu disebut sebagai langkah konkret menuju penerapan sistem energi nuklir Amerika Serikat guna mendukung kepentingan keamanan bersama di kawasan Eropa Tengah.
Dalam siaran pers yang dirilis setelah kunjungan ke Bratislava dan Budapest, pemerintah Amerika Serikat menegaskan bahwa kerja sama ini juga memperkuat hubungan strategis dengan kedua negara tersebut.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan, “Pengumuman ini membuka jalan untuk meningkatkan keamanan energi kawasan, memperkuat industri, dan memenuhi tujuan daya saing teknologi baru, seperti penggunaan energi untuk mendukung AI (kecerdasan buatan),”.
Pendanaan Reaktor dan Program SMR di Slovakia
Di Slovakia, pemerintah Amerika Serikat akan menyediakan pendanaan untuk memulai pekerjaan pra-konstruksi reaktor besar baru milik Westinghouse.
Pendanaan tersebut akan disalurkan melalui program Foundational Infrastructure for Responsible Use of Small Modular Reactor Technology.
Program tersebut bertujuan membantu negara-negara dalam mengembangkan program energi nuklir yang aman dan bertanggung jawab.
Perjanjian Jangka Panjang dengan Hungaria
Di Budapest, Marco Rubio menandatangani perjanjian kerja sama nuklir sipil antar pemerintah Amerika Serikat dan Hungaria yang dinamakan US-Hungary Civil Nuclear Intergovernmental Agreement.
Perjanjian tersebut disebut akan menghadirkan kerja sama nuklir selama beberapa dekade ke depan.
Kerja sama itu juga bertujuan menjadikan Hungaria sebagai pusat pengembangan reaktor modular kecil di kawasan Eropa Tengah.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat memperkirakan kesepakatan ini akan menghadirkan lebih dari 15 miliar dolar Amerika Serikat dalam bentuk peluang bisnis bagi pemasok asal Amerika.
Kesepakatan tersebut juga diproyeksikan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan di Amerika Serikat.
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menegaskan bahwa Washington tetap berkomitmen mendukung tujuan keamanan nasional sekutunya melalui pengembangan teknologi nuklir inovatif.
- Penulis :
- Shila Glorya







