
Pantau - Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen berencana mengunjungi Greenland pada Maret bersama sejumlah komisioner Uni Eropa untuk mengumumkan paket dukungan di tengah klaim Amerika Serikat atas wilayah tersebut.
Laporan Bloomberg yang dikutip Sputnik/RIA Novosti menyebutkan diskusi mengenai kunjungan masih berlangsung dan detail seperti tanggal pelaksanaan masih dapat berubah.
Rencana kunjungan ini mencuat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump beberapa kali menyatakan bahwa Greenland, yang merupakan bagian dari Kerajaan Denmark, seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat.
Pemerintah Denmark dan Greenland memperingatkan Washington agar tidak merebut pulau tersebut serta menekankan pentingnya penghormatan terhadap integritas teritorial mereka.
Wakil Ketua Parlemen Greenland Bentiaraq Ottosen pada Januari menegaskan bahwa Greenland tidak untuk dijual dan pembicaraan mengenai pengalihan kendali kepada Amerika Serikat tidak dapat diterima.
Ia menyatakan tindakan Presiden AS terkait Greenland tidak tepat karena pulau tersebut bukan barang dagangan dan sikap itu sulit diterima masyarakat Greenland maupun warga Denmark.
Ottosen juga menilai tekanan dari Amerika Serikat menimbulkan keresahan serius di kalangan penduduk pulau.
Meski hubungan dengan Amerika Serikat bersifat bersahabat dan terdapat perjanjian perdagangan bebas, pernyataan terkait klaim tersebut dinilai merusak rasa aman masyarakat Greenland.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







