
Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Rusia selalu mendukung Kuba dan menganggap pembatasan baru terhadap negara tersebut tidak dapat diterima dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla di Moskow, Rabu 18 Februari.
Putin menegaskan Rusia dan Kuba memiliki hubungan istimewa yang dibentuk oleh sejarah panjang kerja sama kedua negara.
Ia menyebut Rusia secara konsisten mendukung rakyat Kuba dalam perjuangan meraih kemerdekaan serta hak menentukan jalur pembangunan sendiri.
Presiden Rusia juga menyampaikan bahwa hubungan bilateral kedua negara berkembang ke arah yang positif dan berharap pertemuan tersebut menjadi kesempatan membahas kerja sama secara lebih rinci.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyerukan kepada Amerika Serikat agar menahan diri dari memberlakukan blokade laut terhadap Kuba.
Pada 29 Januari, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengancam mengenakan tarif terhadap barang dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba.
Pemerintah Kuba kemudian mengumumkan sejumlah langkah balasan termasuk membatasi pembelian bahan bakar sebagai respons atas babak baru blokade minyak dari Amerika Serikat.
- Penulis :
- Aditya Yohan







