Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Tegaskan Kejelasan Kesepakatan Nuklir dengan Iran Akan Terlihat dalam 10 Hari

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Trump Tegaskan Kejelasan Kesepakatan Nuklir dengan Iran Akan Terlihat dalam 10 Hari
Foto: (Sumber: Ilustrasi - pembicaraan nuklir Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dalam waktu dekat akan menjadi jelas apakah kesepakatan dengan Iran dapat tercapai dan memperingatkan Washington mungkin meningkatkan tekanan apabila negosiasi gagal.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam pertemuan perdana Dewan Perdamaian di Washington.

"Kita mungkin harus melangkah lebih jauh, atau mungkin tidak," katanya.

Ia menambahkan bahwa situasinya kemungkinan akan menjadi lebih jelas "dalam 10 hari ke depan."

Trump menyampaikan bahwa utusannya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, telah membangun hubungan kerja yang solid dengan perwakilan Iran.

"Iran adalah wilayah yang rawan saat ini, dan mereka sedang bertemu, dan mereka memiliki hubungan yang baik dengan perwakilan Iran. Pembicaraan yang baik sedang berlangsung," katanya.

Ia menegaskan satu syarat utama bahwa Iran tidak boleh memperoleh senjata nuklir.

"Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir. Sangat sederhana. Anda tidak dapat memiliki perdamaian di Timur Tengah jika mereka memiliki senjata nuklir," katanya.

Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance menggambarkan pembicaraan di Jenewa pada Selasa sebagai produktif dalam beberapa hal, namun menyebut Iran belum bersedia membahas persyaratan utama dari Trump.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan suasana pembicaraan berlangsung lebih konstruktif.

Trump mengakui bahwa mencapai kesepakatan yang berarti dengan Teheran secara historis tidak mudah.

"Terbukti, selama bertahun-tahun, tidak mudah untuk membuat kesepakatan yang berarti dengan Iran. Kita harus membuat kesepakatan yang berarti. Jika tidak, hal-hal buruk akan terjadi," katanya.

Ia mendesak Teheran untuk memanfaatkan momentum perundingan yang sedang berlangsung.

"Sekaranglah saatnya bagi Iran untuk bergabung dengan kita di jalan yang akan menyelesaikan apa yang sedang kita lakukan," kata Trump.

"Jika mereka bergabung dengan kita, itu akan bagus. Jika mereka tidak bergabung dengan kita, itu juga akan bagus, tetapi itu akan menjadi jalan yang sangat berbeda," katanya.

Trump menyatakan Iran tidak dapat terus mengancam stabilitas kawasan dan harus mencapai kesepakatan.

Ia memuji serangan Amerika Serikat pada Juni lalu terhadap fasilitas nuklir Iran sebagai pemicu momen relatif tenang di kawasan tersebut.

Ia mengatakan serangan pesawat pembom B-2 "benar-benar menghancurkan" potensi nuklir Iran.

Ia menyebut penghapusan ancaman tersebut sebagai faktor penentu dalam mewujudkan apa yang ia sebut sebagai perdamaian di Timur Tengah dan menyebutnya sebagai "hal terpenting dari semuanya."

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah pengerahan kelompok serang kapal induk USS Abraham Lincoln ke wilayah tersebut.

Kapal induk USS Gerald R. Ford juga dilaporkan sedang dalam perjalanan bersama jet tempur tambahan.

Penulis :
Ahmad Yusuf