
Pantau - Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif mendukung gencatan senjata dan perlindungan warga sipil di Palestina, khususnya di Jalur Gaza, kepada para mitra internasional di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral terpisah dengan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty, Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar, dan Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi pada Rabu 18 Februari waktu New York.
Pertemuan itu membahas dinamika geopolitik internasional dan implikasinya terhadap situasi di Palestina.
“Saudara-saudara kita di Palestina tidak dapat menunggu lebih lama lagi untuk merasakan perdamaian yang adil dan bermartabat,” kata Menlu RI.
Sugiono menekankan pentingnya langkah terkoordinasi yang sejalan dengan hukum internasional untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan.
Ia juga menolak keras segala upaya pemindahan paksa rakyat Palestina karena dinilai sebagai pelanggaran hukum internasional.
Para menteri luar negeri sepakat bahwa mekanisme perdamaian di Palestina, termasuk melalui Dewan Perdamaian atau Board of Peace BoP, harus selaras dengan visi solusi dua negara dan menjunjung tinggi hukum internasional.
Sugiono bersama para mitra berpandangan kolaborasi berkelanjutan diperlukan untuk menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Menlu RI menegaskan partisipasi Indonesia dalam proses perdamaian di BoP bertujuan memastikan suara dan hak-hak rakyat Palestina tercermin dalam setiap pembahasan.
Keterlibatan Indonesia dalam BoP serta International Stabilization Force atau ISF akan dilakukan sesuai kaidah kemanusiaan dan prinsip hukum internasional.
Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan partisipasi Indonesia sejak tahap awal di BoP dinilai penting agar mekanisme yang dibangun konsisten dengan Piagam PBB dan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 tahun 2025 sebagai dasar hukum pendiriannya.
Selain bertemu para menlu Mesir, Yordania, dan Pakistan, Sugiono juga melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Ia turut bertemu Wakil Tetap Palestina di PBB Riyad Mansour pada Selasa 17 Februari waktu setempat.
Pertemuan tersebut menegaskan konsistensi Indonesia dalam mendukung sistem multilateral serta perannya sebagai mitra yang dapat dipercaya dalam penyelesaian situasi di Jalur Gaza.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







