Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

IRCS Melaporkan 201 Orang Tewas dan 747 Terluka Akibat Serangan AS-Israel di Iran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

IRCS Melaporkan 201 Orang Tewas dan 747 Terluka Akibat Serangan AS-Israel di Iran
Foto: (Sumber: Asap membumbung ke udara Iran setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan gabungan terhadap negara tersebut. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu).)

Pantau - Sedikitnya 201 orang tewas dan 747 orang lainnya mengalami luka-luka di Iran akibat serangan Amerika Serikat dan Israel, menurut data yang disampaikan Palang Merah Iran atau IRCS.

Berita ini dimuat pada Minggu, 1 Maret 2026 pukul 02:45 WIB dengan waktu baca 1 menit dari Teheran.

IRCS menyatakan pada Sabtu, "Sejauh ini, 747 orang luka-luka dan 201 orang meninggal,".

Pernyataan tersebut dikutip oleh kantor berita Mehr.

Tim penyelamat Iran mencatat serangan terjadi di 24 dari 31 provinsi di seluruh wilayah Iran.

Rangkaian Serangan dan Balasan

Pada Sabtu pagi, 28 Februari, Kementerian Pertahanan Israel menyatakan telah meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.

Beberapa waktu kemudian, Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran Iran dari udara dan laut sebagaimana dilaporkan Reuters pada Sabtu dengan mengutip seorang pejabat Amerika Serikat.

Sebagai aksi balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket terhadap Israel.

Teheran juga meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel serta menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Penulis :
Gerry Eka