Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Militer terhadap Iran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Rusia Desak AS dan Israel Hentikan Agresi Militer terhadap Iran
Foto: (Sumber: Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran dengan beberapa rudal menghantam daerah Jomhouri serta tempat lain di Teheran, sementara ledakan juga terdengar di Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Ilam. ANTARA FOTO/ Xinhua/tom/am.)

Pantau - Rusia mendesak Amerika Serikat dan Israel segera menghentikan agresi militer terhadap Iran menyusul eskalasi serangan yang memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah.

Desakan tersebut disampaikan dalam rapat darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebut serangan itu sebagai “aksi agresi bersenjata tanpa provokasi” yang melanggar Piagam PBB dan hukum internasional.

Ia menilai tindakan militer tersebut berpotensi memperburuk stabilitas regional dan global.

Risiko Eskalasi dan Ancaman Nuklir

Menurut Nebenzia, serangan terhadap Iran berpotensi memicu eskalasi yang meluas melampaui kawasan.

Ia menyebut situasi tersebut dapat menimbulkan krisis kemanusiaan dan ekonomi serta mengancam keamanan nuklir dan radiologis.

Rusia juga berharap Direktur Jenderal International Atomic Energy Agency (IAEA) Rafael Grossi turut mengecam serangan tersebut mengingat potensi risiko terhadap fasilitas nuklir.

Tawarkan Jalur Diplomatik

Moskow menegaskan kesiapan membantu penyelesaian politik dan diplomatik berdasarkan hukum internasional, prinsip saling menghormati, dan keseimbangan kepentingan.

Rusia juga memastikan telah mengambil langkah-langkah untuk menjamin keselamatan warganya yang berada di Iran.

Sebelumnya pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran termasuk Teheran yang dilaporkan menimbulkan kerusakan dan korban sipil.

Iran kemudian membalas dengan serangan rudal ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah.

Situasi tersebut terus menjadi perhatian Dewan Keamanan PBB di tengah kekhawatiran meluasnya konflik di kawasan.

Penulis :
Gerry Eka