
Pantau - Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto telah melakukan komunikasi langsung melalui telepon dengan sejumlah pemimpin negara di kawasan Teluk setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Komunikasi tersebut dilakukan di tengah meningkatnya eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Israel di kawasan Timur Tengah.
Sugiono menyampaikan bahwa hampir seluruh komunikasi penting dengan para pemimpin negara Teluk telah dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo.
Ia mengatakan, "Sudah, sudah telepon negara-negara Teluk. Sudah telepon," ungkapnya.
Namun Sugiono tidak merinci negara mana saja yang telah dihubungi oleh Presiden dalam komunikasi tersebut.
Sugiono juga menyebut komunikasi antara Presiden Prabowo dan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman masih menunggu penjadwalan waktu yang sesuai.
Ia mengatakan, "Sudah telepon dan masih menunggu waktu MBS, belum bisa ketemu waktunya," ujarnya.
Sugiono tidak menjelaskan secara rinci isi pembicaraan yang dilakukan Presiden dengan para pemimpin negara tersebut.
Ia menyebut komunikasi tersebut merupakan percakapan antarkepala negara yang bersifat diplomatik.
Upaya komunikasi tersebut dilakukan karena negara-negara di kawasan Teluk ikut terdampak oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Dampak tersebut mencakup potensi ancaman terhadap keamanan dan stabilitas kawasan.
Negara-negara yang termasuk dalam kawasan Teluk antara lain Qatar, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, dan Oman.
Sugiono juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah menyatakan kesiapan Indonesia untuk berperan sebagai mediator dalam konflik tersebut.
Upaya mediasi dapat dilakukan apabila Iran dan Amerika Serikat bersedia membuka ruang dialog untuk mencari penyelesaian konflik secara damai.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








