Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Serangan di Dekat Pangkalan IRGC Diduga Tewaskan Puluhan Siswi di Minab Saat Operasi Militer AS

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Serangan di Dekat Pangkalan IRGC Diduga Tewaskan Puluhan Siswi di Minab Saat Operasi Militer AS
Foto: (Sumber : Tim penyelamat dan warga lokal berupaya menyelamatkan korban luka dari reruntuhan di sebuah sekolah khusus perempuan yang diserang di Minah, Provinsi Hormozgan, Iran selatan, pada 28 Februari 2026. (ANTARA/Xinhua/Mehr News Agency).)

Pantau - Serangan terhadap sebuah sekolah perempuan di kota Minab, Iran selatan, yang menewaskan puluhan anak-anak diduga berkaitan dengan operasi militer Amerika Serikat yang menargetkan pangkalan angkatan laut milik Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) di dekat lokasi tersebut.

Informasi mengenai dugaan keterkaitan serangan itu dilaporkan oleh surat kabar The New York Times pada Kamis (5/3).

Laporan tersebut didasarkan pada analisis citra satelit, unggahan media sosial, serta rekaman video yang telah diverifikasi oleh tim investigasi media tersebut.

Pernyataan publik dari pejabat Amerika Serikat juga menunjukkan bahwa pesawat militer AS memang melakukan operasi di kawasan tersebut pada hari terjadinya serangan terhadap sekolah.

Analisis Serangan dan Lokasi Pangkalan IRGC

Menurut laporan The New York Times, gedung sekolah yang menjadi sasaran serangan itu sebelumnya merupakan bagian dari pangkalan angkatan laut IRGC.

Namun citra satelit menunjukkan bahwa sejak September 2016 bangunan sekolah tersebut telah dipisahkan dari kompleks militer dengan pagar pembatas.

Pada hari pertama konflik militer, sekolah perempuan di Minab tersebut terkena serangan yang menyebabkan korban jiwa besar di kalangan pelajar.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa sedikitnya 171 siswi tewas akibat serangan tersebut.

Perserikatan Bangsa-Bangsa kemudian menyerukan agar ada pertanggungjawaban atas serangan mematikan yang menewaskan para pelajar itu.

Eskalasi Konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan tersebut menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menimbulkan korban sipil di beberapa wilayah.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap wilayah Israel serta menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah.

Serangan terhadap Iran terjadi meskipun sebelumnya telah berlangsung perundingan mengenai isu nuklir Iran yang dimediasi Oman antara Washington dan Teheran.

Proses perundingan tersebut diketahui berlangsung di Jenewa sebelum konflik militer antara pihak-pihak terkait meningkat menjadi serangan terbuka.

Laporan mengenai insiden ini disusun berdasarkan pemberitaan dari Sputnik dan RIA Novosti.

Penulis :
Aditya Yohan