HOME  ⁄  Nasional

TNI AU Gelar Latihan Survival Tempur 2026 untuk Tingkatkan Kesiapan Awak Pesawat Hadapi Situasi Darurat

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

TNI AU Gelar Latihan Survival Tempur 2026 untuk Tingkatkan Kesiapan Awak Pesawat Hadapi Situasi Darurat
Foto: Personel TNI AU mengikuti Latihan Survival Tempur Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Pandawa, Mako Wing Pendidikan 800/Pasgat, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Senin 20/4/2026 (sumber: Humas TNI AU)

Pantau - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menggelar Latihan Survival Tempur Tahun Anggaran 2026 guna memperkuat kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat di tengah pertempuran.

Latihan tersebut dilaksanakan di Gedung Pandawa, Markas Komando Wing Pendidikan 800/Pasgat, Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung, Indonesia pada Senin (20/4/2026) dengan melibatkan 283 peserta.

Peserta terdiri dari para penerbang, personel pendukung, serta seluruh personel yang terlibat dalam kegiatan penerbangan TNI AU.

Tujuan Tingkatkan Kemampuan Hadapi Situasi Darurat

Kepala Dinas Penerangan TNI AU I Nyoman Suadnyana menjelaskan bahwa pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kesiapan awak pesawat dalam kondisi kritis.

Ia mengungkapkan, "Pelatihan ini bertujuan memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan seluruh awak pesawat TNI AU dalam menghadapi keadaan darurat seperti pendaratan darurat, maupun bail out (penggunaan kursi lontar saat pesawat jatuh),".

Pelatihan ini dinilai penting agar para pilot mampu bertahan hidup apabila pesawat mengalami kecelakaan di wilayah musuh.

Kelanjutan Program SERE

Latihan Survival Tempur ini merupakan kelanjutan dari program Survival, Evasion, Resistance, Escape (SERE) yang sebelumnya telah diikuti oleh para pilot TNI AU.

Dalam program SERE, pilot dilatih untuk bertahan hidup di lingkungan ekstrem serta menghindari penangkapan oleh musuh.

Selain itu, mereka juga dibekali kemampuan menghadapi tekanan seperti interogasi dan meloloskan diri dari situasi berbahaya.

I Nyoman menyampaikan harapan agar pelatihan ini dapat meningkatkan kualitas personel penerbangan TNI AU.

Ia menyatakan, "Diharapkan semakin memperkuat jati diri sebagai awak pesawat yang andal, tangguh, dan profesional,".

Penulis :
Leon Weldrick