Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Israel Perintahkan Hancurkan Desa Perbatasan Lebanon dan Jembatan Litani, Konflik dengan Hizbullah Memanas

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Israel Perintahkan Hancurkan Desa Perbatasan Lebanon dan Jembatan Litani, Konflik dengan Hizbullah Memanas
Foto: (Sumber: Ilustrasi wilayah Lebanon selatan. /ANTARA/Anadolu/py.)

Pantau - Militer Israel diperintahkan mempercepat penghancuran rumah warga di desa-desa perbatasan Lebanon serta menghancurkan jembatan di Sungai Litani untuk menekan pergerakan Hizbullah.

Operasi Militer dan Target Infrastruktur

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menetralkan ancaman terhadap komunitas Israel di wilayah perbatasan.

Kebijakan ini merujuk pada preseden operasi militer di Beit Hanoun dan Rafah di Jalur Gaza.

Israel juga memerintahkan penghancuran seluruh jembatan di atas Sungai Litani yang diduga digunakan untuk distribusi senjata.

“Kepala Otoritas Israel Benjamin Netanyahu dan saya telah menginstruksikan Pasukan Pertahanan Israel IDF untuk segera menghancurkan semua jembatan di atas Sungai Litani guna mencegah pergerakan pejuang dan senjata Hizbullah bergerak ke arah selatan,” ungkap Katz.

Sebelumnya, militer Israel telah menyerang dua penyeberangan di Sungai Litani yang menghubungkan wilayah Lebanon selatan dengan daerah lain.

Eskalasi Konflik dan Dampak Korban

Ketegangan meningkat setelah Hizbullah melanjutkan operasi militer terhadap Israel pada awal Maret.

Langkah tersebut terjadi setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.

Sebagai respons, Israel melancarkan serangan intensif ke wilayah Lebanon termasuk pinggiran selatan Beirut serta puluhan kota dan desa.

Data menunjukkan sedikitnya 826 orang tewas dan lebih dari 2.000 orang mengalami luka-luka akibat konflik tersebut.

Sekitar 800.000 warga dilaporkan mengungsi dari tempat tinggal mereka.

Situasi ini menunjukkan eskalasi serius konflik antara Israel dan Hizbullah di kawasan Lebanon.

Penulis :
Gerry Eka