
Pantau - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden RI Prabowo Subianto membahas eskalasi konflik Iran-Israel melalui percakapan telepon serta sepakat mendorong penyelesaian melalui jalur diplomasi.
Pembicaraan tersebut berlangsung pada Senin (23/3) dan dikonfirmasi Anwar dalam keterangan pers di Kuala Lumpur, Selasa (24/3).
"Dalam panggilan telepon dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto kemarin (Senin), kami bertukar pandangan mengenai berbagai isu terkini, termasuk konflik Iran-Israel," ujarnya.
Kedua pemimpin juga sepakat untuk mengadakan pertemuan dalam waktu dekat, termasuk rencana kunjungan Anwar ke Jakarta.
Dorong Solusi Damai dan Perlindungan Sipil
Anwar menyatakan pembahasan tidak hanya mencakup isu bilateral, tetapi juga situasi regional dan internasional.
"Menyentuh isu regional dan internasional, kami juga bertukar pandangan mengenai konflik Iran-Israel serta pentingnya pendekatan diplomasi yang berkelanjutan," ungkapnya.
Keduanya menyerukan upaya perdamaian guna menurunkan ketegangan dan melindungi warga sipil di kawasan konflik.
"Agar ketegangan dapat dikurangi, nyawa warga sipil terlindungi, serta ruang perundingan yang bermakna dapat dibuka menuju penyelesaian yang damai dan berkelanjutan," kata Anwar.
Komunikasi Perkuat Hubungan Bilateral
Komunikasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan Indonesia dan Malaysia dalam momentum Idul Fitri 1447 Hijriah.
Presiden Prabowo diketahui menghubungi sejumlah pemimpin negara sahabat dalam rangka menjaga hubungan diplomatik.
Langkah ini diharapkan memperkuat kerja sama bilateral sekaligus koordinasi menghadapi isu global.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan







