
Pantau – Dua negara bagian di Australia, Victoria dan Tasmania, menggratiskan transportasi publik sebagai respons atas kenaikan harga bahan bakar akibat konflik di Timur Tengah.
Kebijakan ini diumumkan pada 29 Maret 2026, menyusul lonjakan harga energi yang membebani masyarakat.
Gratis Transportasi Selama 1–3 Bulan
Pemerintah Victoria akan menggratiskan seluruh transportasi umum selama satu bulan mulai 31 Maret 2026.
Sementara itu, Tasmania menerapkan kebijakan lebih panjang, yakni hingga tiga bulan atau sampai 30 Juni 2026, mencakup layanan bus dan feri.
Langkah ini diambil untuk meringankan beban biaya hidup masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum.
Dampak Konflik Timur Tengah ke Harga Energi
Kenaikan harga BBM di Australia dipicu eskalasi konflik di Timur Tengah, yang berdampak pada pasar energi global.
Institut Perminyakan Australia mencatat harga minyak naik hingga 27 persen sejak konflik pecah.
Kondisi ini tidak hanya memengaruhi sektor energi, tetapi juga transportasi dan biaya hidup secara umum.
Tidak Semua Wilayah Ikut Kebijakan
Meski demikian, beberapa negara bagian lain seperti New South Wales, Queensland, Western Australia, dan South Australia tidak menerapkan kebijakan serupa.
Mereka memilih fokus pada bantuan biaya hidup dalam bentuk lain.
Sementara itu, pemerintah federal Australia juga tengah menyiapkan langkah lanjutan, termasuk menjamin pasokan bahan bakar dan menekan dampak ekonomi dari konflik global tersebut.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








