
Pantau - Jet tempur Amerika Serikat dilaporkan menyerang sejumlah wilayah di Kohgiluyeh, Iran, saat operasi pencarian pilot F-15 yang hilang di tengah eskalasi konflik kawasan.
Serangan tersebut dilaporkan oleh kantor berita Tasnim pada Minggu dan menyasar lokasi yang diyakini menjadi titik keberadaan pilot.
Operasi Pencarian Berujung Serangan
Operasi dilakukan setelah pesawat tempur AS dilaporkan jatuh di wilayah Iran tengah dan salah satu pilot masih dalam pencarian.
Media Amerika Serikat menyebut pesawat yang jatuh merupakan jet tempur F-15, dengan satu pilot berhasil diselamatkan sementara satu lainnya belum ditemukan.
Serangan dilakukan setelah Amerika Serikat disebut kehilangan harapan dalam proses evakuasi pilot yang hilang.
"tidak menyampaikan semua kebenaran," ungkap laporan tersebut.
Otoritas Iran tidak mengungkapkan secara rinci apakah pilot yang hilang telah ditahan.
Bagian dari Eskalasi Konflik
Korps Garda Revolusi Islam Iran sebelumnya mengklaim telah menembak jatuh pesawat tempur tersebut.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran sejak akhir Februari.
Serangan udara gabungan AS dan Israel pada 28 Februari dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Iran kemudian membalas dengan serangan drone dan rudal ke Israel serta sejumlah wilayah lain yang menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.
Konflik yang terus berlanjut ini juga berdampak pada stabilitas pasar dan sektor penerbangan global.
- Penulis :
- Gerry Eka









