HOME  ⁄  Geopolitik

Estonia Tawarkan Kolaborasi Transisi Hijau dengan Indonesia untuk Tekan Emisi Global

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Estonia Tawarkan Kolaborasi Transisi Hijau dengan Indonesia untuk Tekan Emisi Global
Foto: (Sumber : Wakil Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya Air Estonia Kristjan Truu. ANTARA/M Razi Rahman/aa.)

Pantau - Pemerintah Estonia menawarkan kerja sama dengan Indonesia dalam upaya transisi hijau guna menekan emisi dan meningkatkan daya saing di sektor industri, khususnya kemaritiman.

Dorongan Transisi Hijau dan Kerja Sama Maritim

Wakil Menteri Kemaritiman dan Sumber Daya Air Estonia Kristjan Truu menyatakan bahwa transisi hijau menjadi tren global yang tidak dapat dihindari.

"Kita dapat melihat bahwa semua pihak saat ini tengah bergerak menuju transisi hijau guna mengurangi emisi. Jadi, ini adalah tujuan utama," katanya.

Ia menjelaskan Uni Eropa telah menerapkan berbagai kebijakan seperti Kesepakatan Industri Bersih untuk mendorong teknologi ramah lingkungan.

Estonia juga mengembangkan koridor pelayaran hijau bersama Finlandia yang memanfaatkan energi terbarukan di pelabuhan dan kapal.

"Dari pelabuhan, energi tersebut dialirkan ke kapal, dan kapal berlayar menggunakan bahan bakar hijau," ujarnya.

Teknologi Energi dan Peluang Kolaborasi

Pihak Estonia berencana mengunjungi Indonesia untuk menjajaki kerja sama dan pertukaran pengalaman di bidang kemaritiman.

Chief Commercial & Strategy Officer ShoreLink Kaupo Laanerand menambahkan bahwa Uni Eropa mendorong penggunaan listrik dari darat atau shore power di pelabuhan.

"Uni Eropa mengatakan bahwa tenaga listrik perlu dari darat (shore power), sehingga semua pelabuhan yang merupakan bagian dari jaringan penting Eropa, harus menggunakan tenaga listrik dari darat," katanya.

Ia menilai kenaikan harga minyak global turut mendorong perubahan menuju energi listrik sebagai solusi rendah emisi.

"Bisa dikatakan ada pergeseran mentalitas puncak yang sedang terjadi. Dan seperti yang Anda lihat, elektrifikasi adalah bagian dari kerangka kerja nol emisi untuk masa depan, dan teknologi inilah yang benar-benar dapat menurunkan emisi hingga mendekati nol," ucapnya.

Kerja sama ini diharapkan memperkuat langkah Indonesia dalam mencapai target emisi nol bersih di sektor maritim.

Penulis :
Ahmad Yusuf