HOME  ⁄  Ekonomi

Kemlu Tegaskan Kerja Sama Ekonomi RI-Uni Eropa Tetap Sejalan dengan Pemajuan HAM

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemlu Tegaskan Kerja Sama Ekonomi RI-Uni Eropa Tetap Sejalan dengan Pemajuan HAM
Foto: (Sumber : Arsip - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Vahd Nabyl A. Mulachela berbicara dalam media gathering di Jakarta, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Cindy Frishanti/aa..)

Pantau - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menegaskan bahwa kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Uni Eropa tetap berjalan seiring dengan komitmen pemajuan hak asasi manusia melalui dialog konstruktif dan saling menghormati.

Juru Bicara Kemlu RI Vahd Nabyl A. Mulachela menyampaikan bahwa Indonesia terus mendorong dialog terbuka dengan Uni Eropa guna memperkuat pemahaman bersama.

“Indonesia terus mendorong dialog yang terbuka dan saling menghormati dengan Uni Eropa guna meningkatkan pemahaman antar para pihak,” ujarnya di Jakarta, Sabtu (11/4).

Dialog HAM Perkuat Kemitraan

Menurut Nabyl, penguatan kerja sama dilakukan melalui forum Dialog HAM Indonesia-Uni Eropa yang menjadi sarana penting membahas berbagai isu strategis.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ekonomi dan penghormatan terhadap HAM merupakan dua hal yang saling melengkapi.

“Indonesia memandang bahwa kerja sama ekonomi dan penghormatan terhadap HAM merupakan dua hal yang komplementer dan perlu diperkuat secara bersamaan,” katanya.

Dialog HAM ke-11 antara Indonesia dan Uni Eropa telah digelar di Yogyakarta pada Februari 2026 dengan melibatkan berbagai perwakilan kedua pihak.

Dorong Kerja Sama Berbasis Kestaraan

Dalam forum tersebut, Duta Besar RI untuk Belgia merangkap Uni Eropa Andy Rachmianto menekankan pentingnya prinsip kesetaraan dan saling menghormati dalam kerja sama.

Dialog ini juga menjadi wadah bertukar pandangan terkait praktik terbaik dalam perlindungan dan pemajuan HAM di masing-masing negara.

Selain itu, forum turut membahas dinamika global yang berdampak pada isu-isu strategis HAM serta upaya memperkuat kolaborasi internasional.

Kemlu menilai pendekatan dialog yang inklusif akan mendorong kemitraan yang seimbang dan berkelanjutan antara Indonesia dan Uni Eropa.

Penulis :
Ahmad Yusuf