
Pantau - Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat Seluruh Indonesia (PB Pabersi) memberikan klarifikasi terkait polemik atlet yang gagal berangkat ke World Classic Open Powerlifting Championship di Lithuania pada Juni 2026.
PB Pabersi menegaskan bahwa atlet asal Bali I Gede Wahyu Surya Wiguna belum terdaftar secara resmi dalam struktur pembinaan organisasi.
“Saya bilang bahwa anak ini kalau dibilang terdaftar di Pabersi, ya, belum,” kata pengurus PB Pabersi bidang organisasi dan hukum Rico Goncalwes Sirait.
Status Atlet dan Prosedur Keikutsertaan
Rico menjelaskan, setiap atlet yang mewakili Indonesia harus melalui tahapan pembinaan berjenjang, mulai dari seleksi daerah hingga kejuaraan nasional.
"Kalau atlet mau bertanding di Kejurnas, dia harus ikut dulu seleksi daerah (selekda), kejuaraan daerah (kejurda). Nah, dia tidak pernah mengikuti kejurda dan selekda untuk mengharumkan nama Bali. Dia mengharumkan nama provinsinya saja belum pernah. Jadi apa yang harus kami tanggapi?," ujarnya.
Menurut Pabersi, Wahyu diketahui mendaftar secara mandiri dengan mengunduh undangan dari laman International Powerlifting Federation (IPF), tanpa melalui mekanisme resmi organisasi.
Selain itu, proses administrasi di tingkat Pengprov Pabersi Bali masih dalam tahap pembahasan, termasuk penerbitan surat rekomendasi yang mempertimbangkan kepatuhan terhadap regulasi internasional.
Kendala Anggaran dan Risiko Doping
Dari sisi pembiayaan, Pengprov Pabersi Bali mengaku memiliki keterbatasan anggaran, terlebih pengajuan yang dilakukan atlet dinilai mendadak.
Akibatnya, jika tetap ingin berangkat, atlet harus menanggung biaya secara mandiri tanpa dukungan organisasi.
Pabersi juga menyoroti aspek pengawasan, terutama terkait pola latihan dan asupan atlet yang tidak berada dalam binaan resmi, sehingga berpotensi menimbulkan risiko pelanggaran seperti doping.
Pengprov menegaskan bahwa tes doping merupakan prosedur standar dalam kompetisi internasional, sehingga kebutuhan biaya tersebut bukan bentuk pungutan kepada atlet.
Sebagai langkah klarifikasi, Pabersi Bali telah mengundang Wahyu untuk menghadiri pertemuan pada Sabtu (11/4) di Denpasar guna meluruskan informasi yang beredar.
- Penulis :
- Aditya Yohan








