
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa negaranya tidak akan mengerahkan pasukan dalam rencana pengambilan uranium yang telah diperkaya milik Iran di tengah upaya kesepakatan kedua negara.
Pernyataan Trump Soal Operasi Uranium
Trump menyampaikan bahwa proses pengambilan uranium akan dilakukan tanpa keterlibatan militer AS secara langsung.
“Tidak. Tidak ada pasukan. Kami akan turun bersama mereka, lalu kami akan mengambilnya,” ungkap Trump kepada CBS News.
Ia menjelaskan bahwa pengambilan material nuklir tersebut akan dilakukan oleh pihak AS bersama Iran.
“orang-orang kami, bersama dengan pihak Iran,” ujarnya menambahkan.
Trump juga menyebut uranium yang diambil nantinya akan dipindahkan ke Amerika Serikat sebagai bagian dari kesepakatan.
Negosiasi dan Ketegangan Masih Berlangsung
Trump mengatakan kerja sama ini diharapkan dapat menghindari konflik bersenjata setelah kesepakatan tercapai.
Namun, ia menegaskan bahwa sebelum kesepakatan final, blokade angkatan laut AS terhadap Iran tetap diberlakukan.
Dalam perkembangan lain, Trump mengklaim Iran telah setuju menghentikan dukungan terhadap kelompok militan proksi di kawasan.
Sebelumnya, AS dan Iran sempat menggelar pembicaraan di Islamabad pada 11 April 2026 terkait gencatan senjata selama dua pekan.
Meski demikian, Wakil Presiden AS JD Vance menyatakan perundingan tersebut belum menghasilkan kesepakatan.
Trump menambahkan pertemuan lanjutan antara kedua negara berpotensi digelar kembali dalam waktu dekat.
- Penulis :
- Aditya Yohan








