
Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keinginannya mencapai kesepakatan abadi dengan Iran yang memastikan Teheran tidak pernah memiliki senjata nuklir.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di Washington pada Kamis di tengah dinamika konflik yang masih berlangsung.
Target Kesepakatan Nuklir Permanen
“Saya ingin kesepakatan itu abadi. Saya ingin kesepakatan di mana mereka tidak akan pernah memiliki kesempatan untuk mendapatkan [senjata nuklir],” ujar Trump.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat saat ini juga membuka kemungkinan kesepakatan sementara berdurasi sekitar 20 tahun, yang dinilai cukup untuk membatasi kemampuan nuklir Iran.
Latar Belakang Konflik dan Negosiasi
Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke target di Iran pada 28 Februari 2026 yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.
Pada 7 April, kedua negara menyepakati gencatan senjata selama dua minggu dan melanjutkan pembicaraan di Islamabad, namun negosiasi tersebut berakhir tanpa kesepakatan.
Blokade dan Peluang Diplomasi
Setelah kegagalan perundingan, Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap kapal yang keluar masuk pelabuhan Iran.
Trump menyatakan bahwa gencatan senjata diperpanjang sambil tetap melanjutkan blokade dan membuka peluang pembicaraan lanjutan.
Ia mengungkapkan bahwa pembicaraan damai dengan Iran “mungkin” terjadi dalam 36 hingga 72 jam ke depan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







