HOME  ⁄  Nasional

Indonesia dan Belanda Rayakan 25 Tahun Kerja Sama Air pada Hari Raja

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Indonesia dan Belanda Rayakan 25 Tahun Kerja Sama Air pada Hari Raja
Foto: (Sumber : Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen (kiri) bersama Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (ketiga kanan), Menko bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (ketiga kiri), dan para wakil menteri Kabinet Merah Putih merayakan Hari Raja Belanda di Kedutaan Besar Belanda, Jakarta, Rabu malam (23/4/2026). (ANTARA/Nabil Ihsan).)

Pantau - Indonesia dan Belanda merayakan 25 tahun kerja sama sektor air dalam peringatan Hari Raja Belanda di Kedutaan Besar Belanda, Jakarta, Rabu malam.

Peringatan ulang tahun Raja Willem-Alexander itu menjadi momentum untuk menegaskan kembali kemitraan kedua negara dalam pengelolaan banjir, kawasan pesisir, sungai, dan pasokan air bersih.

Air Jadi Penguat Hubungan Bilateral

“Kita telah bermitra mengatasi tantangan sektor air selama 25 tahun, di mana kita bekerja sama mengatasi banjir, melindungi kawasan pesisir, serta menjamin pasokan air dan sungai yang bersih,” ungkap Duta Besar Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen.

Ia menyebut insinyur, penyusun kebijakan, dan komunitas dari kedua negara terus meningkatkan kerja sama agar berdampak bagi masyarakat luas.

Gerritsen juga menyoroti kesepakatan hibah bilateral untuk proyek percobaan perlindungan kawasan pesisir Jawa di Demak dan Cirebon.

AHY Dorong Kolaborasi Berkelanjutan

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono menyebut kerja sama air Indonesia-Belanda telah masuk ke berbagai sektor pembangunan.

“Kita telah menjalani seperempat abad saling berbagi keahlian, menjalankan proyek bersama, dan membangun kepercayaan di sungai-sungai, pesisir, dan komunitas di Indonesia,” kata AHY.

Ia menilai kerja sama dengan Belanda tepat karena negara tersebut memiliki pengalaman kuat dalam sistem pengendalian banjir, bendungan, dan kanal.

Sebagai informasi tambahan, Kedubes Belanda juga meluncurkan inisiatif “batik hijau” bersama ahli air Belanda untuk mendorong industri batik Pekalongan lebih ramah lingkungan.

Penulis :
Ahmad Yusuf