
Pantau - Rusia melancarkan serangan besar-besaran ke Ukraina pada Sabtu malam yang menewaskan sedikitnya tujuh orang dan melukai lebih dari 50 lainnya di sejumlah wilayah.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan serangan tersebut melibatkan drone, rudal jelajah, dan rudal balistik.
Korban dilaporkan tersebar di empat wilayah dengan Kota Dnipro menjadi target utama.
Gubernur Dnipropetrovsk Oleksandr Ganzha melaporkan lima orang tewas dan 46 lainnya terluka di wilayah tersebut.
Dampak Serangan di Sejumlah Wilayah
Serangan di Dnipro berlangsung lebih dari 10 jam dengan tim darurat terus melakukan operasi penyelamatan hingga pagi hari.
Di wilayah Chernihiv, tepatnya di Kota Nizhyn, dua pria dilaporkan tewas akibat serangan yang melibatkan drone dan rudal balistik.
Angkatan Udara Ukraina menyatakan sebagian besar serangan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan.
Namun, sebanyak 13 rudal dan 36 drone tetap menghantam 23 lokasi berbeda.
Klaim Rusia dan Eskalasi Konflik
Pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan serangan menargetkan industri militer serta fasilitas energi Ukraina.
Serangan ini menandai eskalasi konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
Situasi tersebut menunjukkan ketegangan di kawasan belum mereda dan terus berdampak pada korban sipil.
- Penulis :
- Gerry Eka







