
Pantau - Iran membantah tuduhan melakukan serangan rudal maupun drone terhadap Uni Emirat Arab (UEA) di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah.
Juru bicara Markas Pusat Khatam Al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, menegaskan angkatan bersenjata Iran tidak melakukan operasi militer dalam beberapa hari terakhir.
“Angkatan bersenjata Iran tidak melakukan operasi rudal atau drone dalam beberapa hari terakhir,” kata Zolfaghari seperti dikutip stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, Selasa.
Ia menegaskan jika Iran benar-benar melakukan serangan, pemerintah akan mengumumkannya secara terbuka.
“Jika kami melakukannya, kami pasti sudah mengumumkannya,” ujarnya.
Iran Bantah Klaim Kementerian Pertahanan UEA
Pernyataan itu disampaikan untuk membantah klaim Kementerian Pertahanan UEA terkait dugaan serangan Iran.
Zolfaghari mengatakan Teheran tidak terlibat dalam operasi militer terhadap wilayah UEA.
Meski demikian, Iran memperingatkan akan memberikan respons keras apabila ada tindakan terhadap negaranya yang dilakukan dari wilayah UEA.
“Iran akan memberikan respons keras jika ada tindakan terhadap negara itu yang dilakukan dari wilayah UEA,” kata Zolfaghari.
Ketegangan di kawasan Teluk dalam beberapa hari terakhir meningkat setelah sejumlah laporan terkait serangan terhadap fasilitas energi dan jalur pelayaran di sekitar Selat Hormuz.
Iran sebelumnya juga menuduh UEA bekerja sama dengan pihak yang disebut sebagai “agresor” di tengah konflik regional yang melibatkan Amerika Serikat dan sekutunya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf





