HOME  ⁄  Geopolitik

Hamas Desak Dewan Perdamaian Kecam Rencana Israel Perluas Kendali hingga 70 Persen Wilayah Gaza

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Hamas Desak Dewan Perdamaian Kecam Rencana Israel Perluas Kendali hingga 70 Persen Wilayah Gaza
Foto: (Sumber : Arsip foto - Serangan militer Israel di Jalur Gaza dilaporkan telah menewaskan 910 warga Palestina sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Anadolu Agency/pri..)

Pantau - Hamas mendesak Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) untuk mengambil sikap tegas terhadap rencana Israel memperluas kendali hingga 70 persen wilayah Jalur Gaza serta menghentikan upaya penggusuran warga Palestina.

Hamas Kritik Sikap Diam Dewan Perdamaian

Juru bicara Hamas Hazem Qassem pada Jumat (29/5) mengecam kebungkaman Dewan Perdamaian dan perwakilan tingginya untuk Gaza, Nickolay Mladenov, terkait rencana Israel memperluas penguasaan wilayah Gaza.

Qassem menilai langkah Israel tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap kerangka kerja gencatan senjata dan berbagai kesepahaman yang telah disepakati mengenai Gaza.

“Kegagalan untuk mengutuk kebijakan ekspansionis Israel dan rencana penggusuran menimbulkan pertanyaan serius tentang komitmen pihak-pihak yang mensponsori untuk meminta pertanggungjawaban Israel atas kewajibannya dan pelanggaran yang terus berlanjut,” ungkap Qassem.

Ia mendesak negara-negara anggota Dewan Perdamaian mengambil posisi yang jelas dan terbuka terhadap ancaman Israel serta pelanggaran berulang terhadap perjanjian gencatan senjata.

Hamas juga meminta langkah konkret untuk menekan Israel agar menghentikan kebijakan yang diterapkan di Jalur Gaza.

Israel Akui Kuasai 60 Persen Gaza

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (28/5) mengakui bahwa Israel saat ini menguasai sekitar 60 persen wilayah Gaza.

Netanyahu juga mengisyaratkan rencana perluasan penguasaan wilayah tersebut hingga mencapai 70 persen.

Sebelumnya pada Oktober lalu, militer Israel mengumumkan telah menguasai 53 persen wilayah Gaza setelah melakukan penempatan ulang pasukan ke area yang disebut sebagai "garis kuning".

Pada 17 Februari, Menteri Pertahanan Israel Katz menegaskan Israel tidak akan bergerak “seperempat milimeter pun” dari garis tersebut sebelum Hamas dilucuti senjatanya.

Gedung Putih pada 16 Januari mengumumkan pembentukan struktur pemerintahan transisi untuk Gaza yang mencakup Dewan Perdamaian, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, dan Pasukan Stabilisasi Internasional.

Inisiatif tersebut merupakan bagian dari fase kedua rencana 20 poin Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri konflik di Gaza dan telah mendapat dukungan melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang diadopsi pada November 2025.

Menurut Kantor Media Gaza, serangan Israel telah menewaskan 922 warga Palestina dan melukai 2.786 orang sejak gencatan senjata diberlakukan pada Oktober 2025.

Data Palestina juga mencatat perang yang berlangsung sejak Oktober 2023 telah menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 172.000 orang, dengan mayoritas korban merupakan perempuan dan anak-anak.

Penulis :
Aditya Yohan