HOME  ⁄  Geopolitik

IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-1 Predator Milik AS di Wilayah Perairan Iran

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

IRGC Klaim Tembak Jatuh Drone MQ-1 Predator Milik AS di Wilayah Perairan Iran
Foto: (Sumber: Kapal patroli milik Korps Garda Revolusi Islam Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) di Selat Hormuz. /ANTARA/Xinhua/aa.)

Pantau - Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) menyatakan telah menembak jatuh pesawat nirawak MQ-1 Predator milik militer Amerika Serikat yang disebut memasuki wilayah udara Iran di atas perairan teritorial negara tersebut dalam sebuah operasi yang diklaim sebagai tindakan permusuhan.

Informasi tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi IRGC yang dikutip kantor berita pemerintah Iran, Islamic Republic News Agency (IRNA).

Menurut IRGC, drone MQ-1 Predator terdeteksi setelah melintasi perairan teritorial Iran sebelum akhirnya dihancurkan menggunakan sistem rudal pertahanan udara milik Iran.

IRGC menyatakan, "Sebuah pesawat tak berawak MQ-1 agresif milik militer AS, yang memasuki wilayah udara Iran di atas perairan teritorial dengan tujuan melakukan operasi permusuhan, diidentifikasi dan dihancurkan oleh rudal pertahanan udara modern IRGC pada subuh hari ini."

Insiden tersebut dilaporkan terjadi di wilayah perairan teritorial Iran, meskipun lokasi rinci kejadian tidak dijelaskan lebih lanjut dalam laporan yang dirilis pihak militer Iran.

Iran Tegaskan Akan Merespons Pelanggaran Wilayah

Dalam keterangannya, IRGC menegaskan bahwa Iran akan memberikan respons tegas terhadap setiap tindakan yang dianggap sebagai bentuk agresi maupun pelanggaran terhadap wilayah kedaulatan negara tersebut.

Pihak militer Iran juga kembali menekankan komitmennya untuk menjaga keamanan wilayah udara dan perairan nasional dari setiap ancaman yang dinilai membahayakan keamanan negara.

Menurut IRGC, tindakan penembakan dilakukan sebagai bagian dari upaya mempertahankan kedaulatan dan integritas wilayah Iran.

Ketegangan Iran dan AS Kembali Menjadi Sorotan

Pernyataan IRGC tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat di kawasan Teluk dan sekitar Selat Hormuz.

Kawasan tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran energi paling strategis di dunia dan kerap menjadi titik ketegangan geopolitik antara Iran dan negara-negara Barat.

Hingga laporan ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak militer Amerika Serikat terkait klaim Iran mengenai penembakan drone MQ-1 Predator tersebut.

Berita mengenai insiden ini pertama kali disampaikan oleh IRNA dan dikutip oleh Anadolu sebelum diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka