HOME  ⁄  Geopolitik

Donald Trump Dipastikan Hadir dan Berpidato dalam Jamuan Makan Malam Koresponden Gedung Putih yang Dijadwalkan Ulang

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Donald Trump Dipastikan Hadir dan Berpidato dalam Jamuan Makan Malam Koresponden Gedung Putih yang Dijadwalkan Ulang
Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington D.C. tak lama setelah insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner pada 25/4/2026 (sumber: Celal Güneş/Anadolu)

Pantau - Jamuan Makan Malam Koresponden Gedung Putih (White House Correspondents' Dinner) dijadwalkan ulang pada 24 Juli 2026 dan akan dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, sebagaimana diumumkan penyelenggara pada 2 Juni 2026.

Trump telah menerima undangan resmi untuk menghadiri acara tersebut dan dijadwalkan menyampaikan pidato dalam agenda tahunan yang sebelumnya sempat ditunda akibat insiden penembakan pada penyelenggaraan sebelumnya.

Kehadiran Trump sekaligus memenuhi janji yang pernah disampaikannya sekitar tiga bulan lalu untuk menghadiri acara tersebut.

Simbol Penolakan terhadap Kekerasan

Presiden Asosiasi Koresponden Gedung Putih, Weijia Jiang, mengatakan penyelenggaraan ulang acara itu memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar menjalankan agenda tahunan organisasi.

Jiang yang juga merupakan koresponden senior CBS News di Gedung Putih menegaskan bahwa acara tersebut menjadi simbol penolakan terhadap kekerasan dan dukungan terhadap kebebasan pers.

“Makan malam ini tidak akan hanya menjadi kesempatan untuk melaksanakan program kami. Ini akan menjadi sebuah pernyataan bahwa kekerasan tidak memiliki tempat dalam kehidupan Amerika dan pers yang bebas tidak akan diintimidasi hingga bungkam,” ungkapnya.

Penyelenggara berharap pelaksanaan acara tersebut menjadi simbol ketahanan demokrasi dan kebebasan pers di Amerika Serikat setelah insiden kekerasan yang terjadi sebelumnya.

Trump menyambut baik keputusan penyelenggaraan ulang acara tersebut melalui unggahan di media sosialnya.

“Pengumuman ini adalah hal yang sangat baik karena kita tidak boleh membiarkan orang-orang gila mengubah cara hidup kita atau bahkan jadwalnya,” ujar Trump.

Dalam unggahan lain di Truth Social pada 2 Juni 2026, Trump juga menyinggung pidato yang akan disampaikannya pada acara tersebut.

“Saya tidak tahu apakah saya akan memberikan pernyataan agak buruk yang sama atau tidak, setidaknya terkait orang-orang tertentu, tetapi kami akan segera mengetahuinya,” kata Trump.

Kronologi Insiden Penembakan yang Memicu Penundaan

Pengumuman penjadwalan ulang disampaikan setelah insiden yang mengganggu gala media pada 25 April 2026 di sebuah hotel di Washington.

Peristiwa itu terjadi sekitar 30 menit setelah acara dimulai ketika seorang pria bersenjata berusia 31 tahun menerobos pos pemeriksaan keamanan di luar ruang pertemuan.

Pria tersebut diketahui bernama Cole Allen dan diduga berencana melakukan percobaan pembunuhan terhadap Donald Trump.

Saat kejadian, Allen terlibat baku tembak dengan aparat penegak hukum yang mengamankan lokasi acara.

Sejumlah pejabat tinggi pemerintahan Amerika Serikat berada di lokasi saat insiden berlangsung, termasuk Menteri Keuangan Scott Bessent dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio.

Dalam baku tembak tersebut, seorang petugas keamanan ditembak dari jarak dekat oleh Allen namun berhasil selamat karena mengenakan rompi antipeluru.

Tidak ada korban lain yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

Penulis :
Arian Mesa